Sejarah Panjang Penetapan Waktu 24 Jam
- 09 Mar 2026 04:54 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Kamu pernah kepikiran tidak? Kenapa satu hari itu harus 24 Jam?, kenapa bukan 10 jam biar cepat selesai atau 100 jam biar tidur puas? Ternyata dalangnya adalah Bangsa Mesir Kuno sekitar 3.500 tahun yang lalu.
Mereka yang pertama kali membagi siang dan malam memakai jam Matahari. Sistem waktu 24 jam pertama kali dikembangkan oleh bangsa Mesir Kuno yang membagi malam menjadi 12 jam (Berdasarkan Bintang) dan siang menjadi 12 jam (Berdasarkan Bayangan Matahari).
Secara Ilmiah, Satu Hari (24 Jam) Didasarkan Pada Rotasi Penuh Bumi Pada Porosnya.
Konsep ini kemudian disempurnakan oleh astronom Yunani Hipparchus dan diperkuat dengan basis hitungan 60 dari bangsa Babilonia. Gabungan dua peradaban ini, akhirnya memutuskan kalau Bumi berputar dalam 24 bagian waktu yang sama.
Baca Juga: Ikan Butini, Fosil Hidup Pulau Matano Asli Indonesia
Konferensi Meridian Internasional pada 1884 menetapkan Acuan Waktu Universal 24 jam (UTC) yang didorong oleh kebutuhan kereta api, salah satunya diusulkan oleh Sir Sandford Fleming.
Sekarang, setidaknya kita tau ceritanya kalau penentuan 24 jam itu punya cerita Panjang yang di tentukan oleh Bangsa Mesir Kuno dan Bangsa Babilonia. (Sumber: Motionversee)