Mengenal Rambusa: Buah Liar yang Sudah Langka
- 09 Mar 2026 04:58 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Rambusa dengan nama ilmiah Passiflora Foetida, adalah tanaman merambat liar yang sering dijuluki Markisa Mini atau Markisa Hutan, dikenal karena buahnya yang terbungkus jaring halus dan rasanya manis-asam segar saat matang berwarna Kuning.
Orang tua Jaman dulu sering menyebut Buah Markisa mini ini sebagai makanan Ular, meski tumbuh liar di Indonesia, Rambusa ternyata bukan tanaman asli Indonesia. Asalnya dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Mengatasi Sembelit karena Tinggi Serat, Daunnya Menenangkan Saraf, Dan Menurunkan Tekanan Darah.
Biasanya tumbuh merambat pada tanah atau pagar, dulu dianggap sepele dan buah ini menjadi cemilan Anak-anak tahun 80-90 an. Tapi ingat! Rambusa hanya aman dikonsumsi saat matang yang masih hijau mengandung racun dan berbahaya.
Baca Juga: Awalnya Sambal Digunakan Sebagai Obat Herbal
Tumbuh subur di daerah tropis, rambusa kaya nutrisi seperti vitamin C dan antioksidan, serta berkhasiat meningkatkan imun, mengatasi anemia, dan menjaga kesehatan kulit.
Meskipun sering dianggap gulma, tanaman ini memiliki potensi gizi yang baik dan sering diingat sebagai buah liar yang populer di pedesaan.
Buah liar seperti Rambusa adalah bagian dari Sejarah Pangan kita, kalau dibiarkan bisa benar-benar hilang. (Sumber: Motionclay)