Ngabuburit yang Tidak Menguras Isi Kantong
- 07 Mar 2026 13:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa menjadi tradisi yang dilakukan banyak masyarakat selama bulan Ramadan. Namun tanpa perencanaan yang baik, aktivitas ini bisa membuat pengeluaran harian meningkat karena berbagai godaan kuliner dan hiburan di luar rumah.
Salah satu pilihan ngabuburit yang hemat adalah berjalan santai di taman kota atau ruang terbuka publik. Banyak kota di Indonesia menyediakan ruang terbuka gratis, dan menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setiap kota idealnya memiliki minimal 20% ruang terbuka hijau dari total wilayah perkotaan.
Mengikuti kegiatan keagamaan di masjid juga menjadi alternatif ngabuburit yang bermanfaat sekaligus hemat biaya. Kegiatan seperti kajian agama, tadarus Al-Qur’an, atau diskusi komunitas sering diadakan menjelang waktu berbuka tanpa memerlukan biaya tambahan.
Pilihan lain yang cukup populer adalah berolahraga ringan seperti jogging atau bersepeda menjelang berbuka puasa. Aktivitas fisik ringan selama 20–30 menit dapat membantu menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan tanpa menguras energi berlebihan.
Ngabuburit juga bisa dilakukan dengan aktivitas produktif di rumah seperti membaca buku atau menonton program edukatif bersama keluarga. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan sekitar 3–4 jam per hari untuk aktivitas rekreasi di rumah.
Bagi yang ingin tetap menikmati suasana luar, mengunjungi pasar takjil hanya untuk melihat suasana tanpa langsung membeli banyak makanan juga bisa menjadi pilihan. Cara ini membantu mengendalikan pengeluaran harian yang sering meningkat selama Ramadan karena pembelian makanan impulsif.
Pada akhirnya, ngabuburit tidak harus selalu identik dengan pengeluaran besar atau kegiatan mahal. Dengan memilih aktivitas yang sederhana namun bermanfaat, masyarakat tetap bisa menikmati suasana Ramadan tanpa harus khawatir dengan kondisi keuangan.