Melawan Rasa Malas saat Berpuasa

  • 11 Mar 2026 11:57 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Rasa malas sering muncul saat menjalankan ibadah puasa karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama lebih dari 13–14 jam dalam sehari. Kondisi ini dapat memengaruhi energi dan konsentrasi, terutama ketika aktivitas harian tetap berjalan seperti biasa.

Salah satu cara efektif melawan rasa malas adalah dengan mengatur pola sahur yang seimbang agar tubuh memiliki cadangan energi cukup sepanjang hari. Para ahli gizi menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks, protein, serta serat agar energi dapat bertahan lebih lama selama berpuasa.

Selain itu, mengatur jadwal aktivitas juga penting agar tubuh tidak terlalu terbebani pada siang hari. Banyak pakar produktivitas menyarankan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dilakukan pada 3–4 jam pertama setelah memulai aktivitas di pagi hari.

Aktivitas fisik ringan juga dapat membantu menjaga semangat dan kebugaran tubuh selama Ramadan. Olahraga ringan sekitar 20–30 menit menjelang berbuka atau setelah salat tarawih dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi rasa lemas.

Istirahat yang cukup juga menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas saat berpuasa. Orang dewasa dianjurkan memiliki waktu tidur sekitar 7–8 jam per hari agar tubuh tetap bugar dan sistem imun bekerja dengan optimal.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menjaga keseimbangan antara pola makan, aktivitas, dan waktu istirahat merupakan kunci utama agar tubuh tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa. Dengan pola hidup yang teratur, rasa malas dapat ditekan sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan dengan baik.

Pada akhirnya, puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kedisiplinan diri dalam menjalani aktivitas. Dengan manajemen energi yang baik, seseorang tetap dapat produktif sekaligus menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita