Pemerintah dan Indosat Perkenalkan Aplikasi Sahabat-AI
- 26 Feb 2026 16:23 WIB
- Padang
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkenalkan platform kecerdasan buatan bernama Sahabat-AI di Jakarta pada Rabu 25 Februari 2026. Peluncuran ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kecerdasan buatan nasional yang berdaulat dan inklusif.
Platform Sahabat-AI kini tersedia dalam bentuk aplikasi yang dapat diunduh melalui perangkat Android dan iOS. Pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur, seperti pengolahan teks, pembuatan gambar dan video, pencarian informasi, serta bantuan coding dalam satu antarmuka.
Pemerintah dan Indosat menyatakan platform ini dirancang untuk memahami bahasa, budaya, dan konteks lokal Indonesia. Sahabat-AI juga disebut mengintegrasikan kemampuan multi-model dan multi-modal untuk memperluas akses masyarakat terhadap teknologi AI.
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, mengatakan peluncuran ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam membangun kemandirian teknologi. “Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” ujarnya.
Menurut Meutya, platform ini diharapkan dapat memastikan masyarakat tidak tertinggal dalam transformasi digital. Ia menambahkan, “Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya.”
Selain itu, pengembang menyatakan Sahabat-AI dilengkapi dengan sistem pengamanan dan pengawasan untuk memastikan penggunaan yang bertanggung jawab. Mekanisme tersebut diklaim selaras dengan norma sosial, nilai budaya, dan standar etika di Indonesia.
President Director dan Chief Executive Officer Indosat, Vikram Sinha, mengatakan platform ini ditujukan untuk kepentingan publik. “Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia,” ujar Vikram.
Peluncuran Sahabat-AI menambah daftar inisiatif pengembangan teknologi kecerdasan buatan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah berharap kehadiran platform ini dapat mendukung transformasi digital sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi berbasis AI.