Indosat Uji Coba Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

  • 03 Mar 2026 09:17 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menampilkan uji coba panggilan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AI) pertama di Asia Tenggara dalam acara Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, 2 Maret 2026. Uji coba tersebut dilakukan bersama Nokia dan NVIDIA melalui penerapan teknologi AI-RAN yang mengintegrasikan AI langsung ke dalam jaringan seluler.

Teknologi AI-RAN mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan radio akses (RAN) sehingga pemrosesan data dilakukan di level jaringan. Model ini memungkinkan pengiriman perintah, video, dan data lintas negara dengan latensi rendah serta respons yang lebih cepat.

Dalam uji coba tersebut, sistem AI dan network intelligence digunakan untuk mengirimkan instruksi suara, data, dan video lintas negara secara real time. Teknologi tersebut diklaim mampu meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum jaringan 5G.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan uji coba ini menunjukkan kesiapan teknologi untuk diimplementasikan lebih luas. “Pencapaian ini tidak hanya membuktikan teknologi ini berfungsi, tetapi juga memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI,” ujarnya.

Indosat menyebutkan integrasi AI di jaringan berpotensi mendukung sektor pertanian, kesehatan, dan pendidikan melalui akses perangkat dan layanan berbasis AI secara langsung. Contohnya, penggunaan perangkat pertanian cerdas, diagnostik kesehatan berbasis AI, hingga personalisasi pembelajaran jarak jauh.

Sebagai tindak lanjut, perusahaan berencana membangun empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia untuk memasuki tahap operasional. Implementasi ini ditargetkan memperkuat kualitas layanan jaringan serta mendukung pertumbuhan aplikasi berbasis AI di tingkat nasional.

Sementara itu, Chief Technology and AI Officer Nokia, Pallavi Mahajan, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah awal pembentukan standar jaringan seluler berbasis AI. “IOH, NVIDIA, dan Nokia tengah membentuk ulang cara jaringan beroperasi sekaligus mempercepat ambisi digital Indonesia,” katanya.

Selain pengembangan infrastruktur, Indosat juga membentuk AI-RAN Research Center di Surabaya bersama Nokia dan NVIDIA untuk meningkatkan kapasitas insinyur lokal. Program tersebut mencakup pembelajaran di laboratorium inovasi global guna menyiapkan talenta dalam pengelolaan jaringan 5G dan AI di dalam negeri.

Rekomendasi Berita