Sumbar Kejar Target UHC, Keaktifan Peserta Masih Rendah

  • 04 Mar 2026 05:10 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - BPJS Kesehatan mencatat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belum mencapai target Universal Health Coverage (UHC) hingga 1 Februari 2026. Meski cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sudah mencapai 94,87 persen, tingkat keaktifan peserta masih menjadi tantangan besar.

Hal itu disampaikan Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan, Oktovianus Ramba, dalam media gathering di Kantor BPJS Kesehatan Padang, Selasa, 3 Maret 2026. Dari total 5.887.418 jiwa penduduk Sumbar, sebanyak 5.585.470 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN.

Namun, tingkat keaktifan peserta baru berada di angka 72,01 persen. “Cakupan sudah tinggi, tetapi keaktifan masih menjadi tantangan utama. Untuk mencapai UHC penuh, dibutuhkan penambahan 432.497 peserta aktif,” ujar Oktovianus.

Untuk mengejar kekurangan tersebut, dibutuhkan dukungan pembiayaan sekitar Rp16,3 miliar per bulan. “Hingga akhir 2025, terdapat 576 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di Sumbar, didominasi 289 puskesmas (48,44 persen),” sebutnya didampingi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Padang Meri Lestari.

Ia menambahkan, Kota Padang menjadi daerah dengan FKTP terbanyak, yakni 112 fasilitas. Sementara untuk fasilitas rujukan, terdapat 85 rumah sakit yang terdiri dari 36 milik pemerintah dan 49 swasta.

Meski 12 kabupaten/kota telah mencapai UHC, hanya tujuh yang diproyeksikan mampu mempertahankan status tersebut hingga akhir 2026. Sementara tujuh daerah lainnya masih belum memenuhi kriteria, terutama pada aspek keaktifan peserta.

BPJS Kesehatan berharap dukungan pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kepesertaan aktif melalui optimalisasi segmen peserta dan penguatan komitmen pembiayaan. “Target kita jelas, seluruh masyarakat Sumbar terlindungi jaminan kesehatan secara aktif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Rekomendasi Berita