Blonceng Kuliner Tradisional Kota Malang saat Ramadhan

  • 27 Feb 2026 22:49 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kota Malang selalu menghadirkan ragam sajian kuliner unik yang sangat dirindukan oleh masyarakat, utamanya saat Ramadhan tiba. Salah satu yang tradisional dan khas serta menambah khazanah kuliner Malang adalah blonceng, kuliner atau makanan berbuka puasa yang diwariskan turun temurun.

Menurut Nana, salah seorang warga asli Malang saat berbincang bersama RRI Padang pada program Kaba Rantau, Kamis, 26 Februari 2026, blonceng dibuat dengan mencampurkan tepung singkong dengan santan yang dimasak hingga tekturnya kenyal lembut. Adonan yang telah matang disajikan dengan kuah gula merah cair serta ditaburi aroma pandan sehingga menciptakan perpaduan gurih dan manis.

Di kota Malang, blonceng dijadikan kuliner takjil yang dijual pada pasar-pasar tradisional saat sore hari menjelang tibanya waktu berbuka puasa. Pemandangan gerobak sederhana penjual kuliner yang menyajikan potongan blonceng dalam sebuah wadah, menjadi bagian suasana khas Ramadhan di kota sejuk tersebut.

Kuah gula merah yang dimakan bersama dengan blonceng memberikan rasa manis dan hangat sehingga cocok dinikmati saat berbuka puasa. Bahkan akan semakin memperkaya cita rasa nikmat dan semakin menggoda selera jika ditambahkan sedikit santan kental.

Blonceng menjadi sebuah kenangan bagi masyarakat kota Malang, karena jajanan ini telah ada sejak mereka masih kecil dulu. Nana menambahkan banyak masyarakat yang memili kisah masa lalu bersama keluarga saat berburu kuliner ini di pasar takjil ketika menjelang magrib dibulan Ramadhan.

Kuliner khas ini tetap menjadi kuliner yang dicari dan memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Eksistensinya menjadi bukti warisan kuliner lokal tetap dapat dinikmati di tengah banjirnya kuliner-kuliner modern saat ini.

Blonceng layak dikatakan sebagai salah satu ikon kuliner kota Malang, karena cita rasanya yang khas dan nilai tradisinya yang kuat. Blonceng mampu melepaskan keinginan makan saat berbuka puasa dan juga menghangatkan hati dengan cerita dan kenangan masa lalu yang menyertainya.

Rekomendasi Berita