Sampah Batok Kelapa di Pantai Padang Meningkat Tajam
- 09 Mar 2026 13:40 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mencatat lonjakan signifikan pada sampah batok kelapa selama Ramadan 2026. Peningkatan ini terjadi di kawasan wisata Pantai Padang yang ramai oleh pedagang dan pengunjung saat berbuka puasa.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan DLH Kota Padang, Luxani mengatakan sejak awal Ramadan hingga kemarin, volume sampah sisa makanan mengalami peningkatan, terutama dari batok kelapa. Sampah tersebut paling menonjol terlihat di kawasan Pantai Padang, di mana tumpukan batok kelapa kerap menggunung di sekitar lapak penjual es kelapa.
Menurut Luxani, peningkatan volume sampah batok kelapa selama Ramadan mencapai sekitar 100 persen dibandingkan hari biasa. Kondisi ini disebabkan tingginya permintaan minuman es kelapa oleh masyarakat yang berbuka puasa di Kota Padang.
"Ya selama Ramadan ini, sampah sisa makanan banyak sekali. Terutama sampah batok kelapa yang di Taplau (Tapi Lauik) Pantai Padang," ucapnya, Senin, 9 Maret 2026.
Luxani menjelaskan, pada hari normal petugas kebersihan biasanya hanya mengangkut satu truk sampah batok kelapa setiap pagi. Akan tetapi selama bulan puasa ini, jumlahnya meningkat menjadi dua truk yang diangkut setiap hari pada pukul 09.00 WIB.
"Peningkatan sampah ini ada 100 persen. Sebab, di hari biasa aja satu truk, sedangkan dibulan puasa ada dua truk per hari. Itu semuanya kami angkut pukul 09.00 WIB hingga selesai," terangnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan DLH Kota Padang, Luxani menambahkan lonjakan sampah batok kelapa diperkirakan masih akan terus terjadi hingga berakhirnya masa cuti bersama Lebaran 2026. Untuk itu, Ia mengimbau pedagang dan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.