Perayaan Imlek di Palangka Raya Bersama Lintas Agama

  • 18 Feb 2026 14:47 WIB
  •  Palangkaraya

‎RRI.CO.ID, Palangka Raya : Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Palangka Raya begitu istimewa karena turut terlibat dari warga lintas agama. Seperti di Vihara Jalan Tjilik Riwut Km 10 Kota Palangka Raya pada Selasa pagi.

‎Warga Tionghoa dari agama Buddha, Konghucu, Kristen, Katolik bahkan Islam, bersama- sama merayakan Tahun Baru Cina ini dengan menggelar kumpul dan makan bersama di Klenteng.

‎Menurut Penjaga Vihara Avalokitesvara, Franky Christanto, perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Palangka Raya memang berbeda dari wilayah lain di Indonesia karena kita masih bisa melihat lintas agama yang masih warga Tionghoa bisa merayakan Tahun Baru Imlek di Wihara serta membaur satu sama lain tanpa adanya sekat yang memisahkan.

‎Menurut Franky, budaya di Kalimantan Tengah khususnya Kota Palangka Raya yang berlandaskan Falsafah Huma Betang, merupakan kunci dari sikap toleransi dan saling menghargai serta menghormati antar suku dan agama di wilayah ini.

‎"Sama-sama mengadakan. Jadi disini umat bukan cuma beragama Buddha, Konghucu dan Tridharma tetapi juga ada yang Kristen, ada juga yang Muslim.

‎Tapi untuk khusus makanan yang Muslim, kita adakan yang khusus halal, yang non-halal kita bedakan. Jadi tempatnya juga dipisah dan tempat piring makan minumnya juga kita pisahkan," katanya, Selasa 17 Februari 2026.

‎Falsafah Huma Betang sebagai pijakan bagi warga di Kalimantan Tengah, sehingga setiap perayaan Hari Besar Keagamaan, lintas agama turut berperan tanpa adanya sekat yang membedakan. Termasuk pada saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Rekomendasi Berita