Terapi Komplementer Dukung Pemulihan Pasien di Rumah Sakit
- 08 Mar 2026 15:17 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Terapi kesehatan di rumah sakit kini tidak hanya mengandalkan prosedur medis utama, tetapi juga dilengkapi dengan layanan tambahan untuk membantu proses penyembuhan pasien. Salah satu metode yang digunakan adalah terapi komplementer, yang tetap dilakukan oleh tenaga medis terlatih dan berada dalam pengawasan medis.
Perawat Holistik Rumah Sakit Permata Hati Palangka Raya, Santo Petrus Junjung, mengatakan terapi komplementer dilakukan bukan untuk menggantikan prosedur pengobatan medis yang ada. Terapi ini berfungsi sebagai pendukung untuk membantu mengurangi gejala penyakit serta mempercepat proses pemulihan pasien.
"Jadi bukan untuk menggantikan terapi ini bukan untuk menggantikan terapi medis, tapi meningkatkan kenyamanan pasien, mengurangi gejala serta mendukung proses pemulihan secara holistik atau secara menyeluruh," katanya dalam program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Palangka Raya, Jumat, 6 Maret 2026.
Junjung menambahkan terapi komplementer yang dilakukan di rumah sakit memiliki berbagai jenis metode. Di antaranya terapi relaksasi, terapi musik, aromaterapi, hipnoterapi, terapi laktasi, hingga terapi akupressure yang dilakukan sesuai kebutuhan pasien.
"Pendekatan ini tentunya disesuaikan dengan kondisi pasiennya. Jadi yang kita gunakan sesuai dengan hasil kondisi klinis dari pasien," katanya.
Selain itu, terapi komplementer juga dapat membantu pasien merasa lebih rileks dan nyaman selama menjalani proses perawatan di rumah sakit. Pendekatan ini dinilai mampu mendukung pemulihan pasien secara menyeluruh, baik secara fisik maupun psikologis.
Dengan adanya layanan ini, rumah sakit berupaya menghadirkan pendekatan perawatan yang lebih menyeluruh bagi pasien. Terapi komplementer diharapkan dapat menjadi pendukung yang efektif dalam meningkatkan kualitas pemulihan dan kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.