Terapi Holistik Bantu Kurangi Kecemasan hingga Gejala Pasca Pengobatan

  • 08 Mar 2026 20:43 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Terapi holistik menjadi salah satu terapi pendukung yang dapat membantu mengurangi rasa cemas bagi pasien yang sedang menjalani proses pengobatan di rumah sakit. Pendekatan ini berfokus pada kenyamanan dan ketenangan pasien selama menjalani masa perawatan.

Perawat Holistik Rumah Sakit Permata Hati, Palangka Raya, Santo Petrus Junjung, mengatakan terapi holistik tidak hanya membantu meredakan kecemasan pasien. Terapi ini juga dapat mengurangi berbagai gejala yang sering muncul selama pengobatan, seperti nyeri, mual, hingga gangguan tidur.

"Untuk mengurangi nyeri juga bisa. Setelah itu meningkatkan kualitas tidur, mengurangi mual pada pasien kemoterapi juga bisa," katanya saat mengisi program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Palangka Raya, Jumat, 6 Maret 2026.

Junjung menambahkan, fokus utama dalam terapi holistik adalah membantu pasien merasa lebih nyaman dan rileks selama menjalani perawatan. Kondisi tersebut diharapkan mampu memicu munculnya hormon-hormon bahagia yang berperan dalam mempercepat proses pemulihan tubuh.

"Secara umum kita mau pasien merasa lebih nyaman, merasa lebih rileks, merasa lebih tenang, maka proses pemulihan atau hormon-hormon pemulihan itu akan muncul secara alami," katanya.

Menurutnya, kondisi psikologis pasien memiliki pengaruh besar terhadap proses penyembuhan. Ketika pasien merasa lebih tenang dan nyaman, tubuh akan lebih mudah menjalankan proses pemulihan secara alami.

Sebaliknya, jika tingkat stres pasien lebih tinggi dibandingkan rasa nyaman yang dirasakan, proses pemulihan bisa menjadi terhambat. Kondisi tersebut bahkan dapat memicu gangguan lain seperti sulit tidur, peningkatan tekanan darah, hingga memperbesar risiko munculnya komplikasi penyakit.

Rekomendasi Berita