Pengenalan Pantun Kelakar Betok dalam Irama Lagu Daerah

  • 07 Mar 2026 13:18 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pantun sebagai sastra tutur yang masuk dalam kategori puisi lama sangat mengakar bagi kehidupan bangsa Melayu pada umumnya dan masyarakat Melayu Palembang khususnya. Dengan pantun kita dapat menyampaikan makna, maksud dan tujuan yang ada didalam hati.

Pengenalan Pantun Kelakar Betok dalam Irama lagu Daerah di rasa sangat penting, untuk di perkenalkan kepada masyarakat secara luas khususnya kepada generasi muda, yang kini dirasa lebih menyukai budaya dan lagu lagu Asing yang tak sesuai dengan budaya dan karakter bangsa Indonesia, hal ini di ungkapkan oleh Fery Kurniawan Dosen Universitas Bina Dharma Palembang.

Fery Kurniawan, yang merupakan penyelenggara dari kegiatan festival kelakar betok Palembang yang rangkaian acaranya telah dimulai dari Januari lalu, hingga dibulan Maret ini melakukan workshop dalam pengenalan sastra pantun Kelakar Betok Palembang kepada masyarakat luas khususnya generasi muda.

Dalam sambutannya, Selasa, 3 Maret 2026, Fery mengungkapkan bahwa kelakar betok Palembang sebagai akar budaya masyarakat Palembang yang suka bercanda yang disebut dengan kelakar.

“Kelakar betok sebagai salah satu akar budaya yang ada pada masyarakat Palembang, kita perkenalkan lewat pantun kelakar betok dan hari ini kita kenalkan lebih jauh bahwa pantun kelakar betok ini dapat di nikmati dalam alunan lagu daerah seperti senjang dan irama batang hari sembilan,” ungkap Fery.

Kegiatan workshop kelakar betok dalam irama dan lagu Daerah Palembang, yang diselenggarakan di ruang smart class gedung kampus Universitas Bina Dharma Palembang, Selasa, 3 Maret 2026 dihadiri oleh para akademisi, dosen, guru, mahasiswa dan pelajar, menghadirkan narasumber Cek Gaya penyiar pro 4 RRI Palembang selaku seniman, penyanyi lagu daerah yang konsent pada pelestarian budaya kelakar betok dalam balutan lagu daerah.

Dalam materinya cek gaya mengungkapkan penting nya mengenalkan seni budaya dan lagu Daerah kepada semua lapisan masyarakat khususnya anak muda untuk mengantisipasi gempuran budaya asing yang gencar merasuki generasi Indonesia hingga akan lupa pada budaya yang ada pada negeri sendiri.

“Mengenalkan pantun kelakar betok dalam balutan irama lagu daerah sangat penting. Untuk mengenalkan pada semua masyarakat, bahwa lagu daerah kita juga bagus. Lagu daerah kita juga seru dan asyik, namun ke depan yang tetap menjadi tantangan bagi para seniman dan pencipta lagu daerah adalah bagaimana menciptakan lagu daerah selain syair nya seru, unik, namun dengan irama yang asik untuk di dendangkan,” ungkap cek gaya disela sela workshop.

Kegiatan workshop berjalan lancar dan seru, para peserta menyimak dan memahami materi yang diberikan, selain itu menikmati musik lagu daerah yang di putarkan oleh narasumber disela sela materi yang ditampilkan.

Rekomendasi Berita