JBI Gaungkan Program Urban Farming di Palembang

  • 26 Feb 2026 23:41 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang – Gerakan peduli lingkungan kembali digaungkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jejak Bumi Indonesia (JBI) Sumatera Selatan melalui program bertajuk Save the Earth. Program ini diwujudkan dengan konsep urban farming atau pertanian perkotaan yang mulai diterapkan di sejumlah titik di Kota Palembang.

Perwakilan JBI Sumsel, Mukhran, menjelaskan bahwa Program Save the Earth sendiri mengajak masyarakat untuk ikut serta menyelamatkan bumi melalui aksi nyata yang sederhana dan berkelanjutan.

“Di Palembang kita sudah memulai program urban farming. Kalau selama ini anggur identik dengan Belgia, Amerika, atau di Indonesia seperti Bandung, sebenarnya kita juga bisa menanamnya di pelataran jalan kota,” ujar Mukhran dalam bincang-bincang di Pro 4 RRI Palembang, Senin, 23 Februari 2026.

Menurutnya, konsep ini bukan sekadar penghijauan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Sebelumnya, pihaknya telah menanam jambu air bersama Lurah Talang Semut sebagai percontohan.

Selain itu, penanaman belimbing madu juga dilakukan bersama Kepala Dinas Kominfo Sumatera Selatan dengan melibatkan ibu-ibu PKK di kawasan Talang Semut.

Konsep penanaman dilakukan di lahan terbuka, bahkan di sepanjang pinggir got atau sungai dengan sistem kawat penyangga. Tanaman anggur dirambatkan di atas kawat sehingga membentuk kanopi alami.

“Selain mempercantik lingkungan, tanaman tersebut juga bisa menjadi peneduh bagi warga yang melintas..” ungkapnya,

Mukhran mencontohkan keberhasilan konsep serupa yang pernah diterapkan di kawasan Jalan Madani, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Tanaman anggur tumbuh merambat di atas kawat, sementara warga bisa melintas di bawahnya dan Saat hujan, area tersebut bahkan menjadi tempat berteduh alami.

Terkait kekhawatiran tanaman dirusak atau buahnya diambil masyarakat, Mukhran justru melihatnya sebagai hal positif.

“Kalau diambil tidak masalah, malah makin sering dipetik, tanaman akan semakin subur dan tumbuh,” jelasnya. Namun ia menekankan pentingnya kesadaran untuk mengambil secukupnya dan tidak berlebihan.

Program urban farming ini diharapkan dapat menjadi bagian dari wisata edukasi lingkungan di Sumatera Selatan. Salah satu contoh desa wisata yang telah berkembang adalah Desa Burai yang dikenal dengan konsep wisata berbasis lingkungan dan budaya.

Melalui gerakan Save the Earth, Jejak Bumi Indonesia berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari lingkungan sekitar rumah dan jalan tempat tinggal. Urban farming bukan hanya soal menanam, tetapi juga membangun kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan.

Rekomendasi Berita