Abi Baliga Ajak Musisi Perkuat Diri agar Terhindar Narkoba

  • 08 Mar 2026 08:23 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Musisi Palembang Abi Baliga mengajak generasi muda, terutama pelaku industri musik, memperkuat pertahanan diri agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba. Pesan tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber program Spada Pro 2 RRI Palembang, Kamis 5 Maret 2026.

Dalam dialog edisi narkoba tersebut, Abi menekankan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif. Ia menilai tekanan dalam proses berkarya sering menjadi tantangan bagi musisi.

Menurutnya, kekuatan mental dan spiritual sangat diperlukan agar seseorang tidak mudah tergoda. Sikap tersebut menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai tekanan di dunia musik.

“Saya sudah lumayan lama di dunia musik. Banyak juga rekan musisi yang ke arah sana, tapi saya benar-benar memproteksi diri agar tidak terlibat narkoba,” ujarnya.

Abi juga mengingatkan para musisi untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan. Ia menilai tubuh membutuhkan waktu istirahat agar tetap mampu bekerja secara produktif.

Ketika merasa lelah, ia menyarankan musisi untuk berhenti sejenak dari aktivitas berkarya. Istirahat yang cukup dinilai penting agar proses kreatif tetap berjalan dengan baik.

Ia menegaskan penggunaan narkoba sebagai penambah stamina bukanlah solusi. Cara tersebut justru berisiko merusak kesehatan sekaligus menghancurkan karier seseorang.

Menurutnya, musisi juga perlu membangun citra diri yang positif di lingkungan sekitar. Sikap tersebut dapat membuat orang lain segan menawarkan hal yang bersifat negatif.

“Kalau kita punya image yang baik, orang juga akan segan menawarkan narkoba,” katanya.

Selain itu, Abi mengajak generasi muda lebih selektif dalam memilih pergaulan. Lingkungan yang positif dinilai mampu membantu seseorang tetap berada pada jalur yang benar.

Ia juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai penguat mental. Nilai spiritual dapat membantu seseorang menghadapi berbagai tekanan kehidupan.

“Dekatkan diri kepada Tuhan dan bergaul di lingkungan positif. Nongkrong boleh, tetapi tetap ada batasnya,” tuturnya.

Abi menambahkan keluarga juga memiliki peran penting dalam membentuk lingkungan yang sehat. Suasana rumah yang hangat dapat menjadi tempat kembali bagi generasi muda.

Menurutnya, waktu luang sebaiknya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Cara tersebut dapat membantu generasi muda terhindar dari pengaruh buruk di lingkungan sekitar.

Rekomendasi Berita