Waktu yang Tepat untuk Konsumsi Kopi saat Puasa
- 28 Feb 2026 20:55 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Saat bulan Ramadan atau puasa lainnya, banyak orang yang merasa bahwa menyeduh secangkir kopi adalah rutinitas yang sulit ditinggalkan. Ada yang sudah terbiasa mengawali hari dengan kopi, sementara yang lain menunggu waktu berbuka untuk menikmatinya bersama keluarga.
Namun, kondisi puasa terutama ketika tubuh tidak menerima makanan dan minuman selama berjam-jam bisa membuat sensitivitas terhadap kafein dan minuman berkafein berubah. Karena itu, penting mengetahui kapan dan bagaimana minum kopi saat puasa agar tidak mengganggu kesehatan tubuh dan kenyamanan selama beribadah, bukan sekadar soal nikmat atau tidaknya rasa.
Melansir dari laman sehataqua.co.id, Minum kopi saat puasa sebenarnya bukan hal yang dilarang, terutama bagi pencinta kopi yang terbiasa dengan satu atau dua cangkir sehari. Namun yang perlu diperhatikan adalah waktu konsumsi yang tepat agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan atau efek samping lain pada tubuh.
Salah satu hal yang sering membuat tidak nyaman saat minum kopi saat puasa adalah kenaikan asam lambung jika kopi dikonsumsi ketika perut masih kosong. Minum kopi di siang hari sebelum makan atau berbuka bisa memicu iritasi lambung bagi sebagian orang, sehingga para ahli menyarankan agar kopi dinikmati setelah makan utama, misalnya satu sampai dua jam setelah berbuka puasa ketika perut sudah terisi.
Minum kopi pada waktu yang lebih tepat seperti setelah makan besar membantu mengurangi risiko kenaikan asam lambung dan ketidaknyamanan perut. Selain itu, kopi saat puasa juga bisa dinikmati sebelum Tarawih jika ingin mendapatkan dorongan energi, tetapi perlu diingat bahwa efek kafein bisa bertahan lama dan bisa mengganggu tidur malam jika dikonsumsi terlalu malam hari.
Ada beberapa tips aman saat memutuskan untuk minum kopi saat puasa. Pertama, batasi konsumsi kopi hanya satu cangkir atau dua cangkir saja dalam sehari dan jangan mengonsumsinya secara berlebihan karena itu bisa membuat tubuh lebih cepat dehidrasi atau berdampak pada pola tidur.
Kedua, jika ingin tetap minum kopi saat sahur, pilihlah untuk minum kopi rendah kafein atau secukupnya saja dan pastikan untuk banyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari. Kafein bersifat diuretik, sehingga jika dikonsumsi banyak saat sahur bisa membuat kamu lebih sering buang air kecil dan berpotensi mempercepat dehidrasi saat puasa.
Ketiga, setelah minum kopi, penting untuk menambah asupan air mineral agar tubuh tidak kehilangan banyak cairan. Puasa membuat tubuh tidak menerima air selama berjam-jam, sehingga menjaga keseimbangan cairan tetap penting agar tetap bugar dan tidak cepat merasa lemas atau haus.
Intinya, kopi boleh dinikmati saat sedang berpuasa selama dilakukan dengan cara yang bijak, memperhatikan waktu konsumsi, jumlah yang tidak berlebihan, dan menjaga asupan air.