Deteksi Dini Gangguan Pendengaran pada Anak

  • 08 Mar 2026 12:18 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pendengaran merupakan salah satu indera penting yang berperan besar dalam proses tumbuh kembang dan pembelajaran anak. Kemampuan mendengar yang baik membantu anak memahami pelajaran di sekolah serta berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.

Dokter Spesialis THT BKL RSMH Palembang, dr. Ahmad Hifni, mengatakan, pendengaran dapat menjadi jendela utama bagi anak. Hal tersebut disampaikannya pada Program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Palembang, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, gangguan pendengaran pada anak bukanlah kondisi yang jarang ditemukan dalam praktik medis sehari-hari. Gangguan tersebut sering terjadi pada bagian liang telinga maupun gendang telinga yang berperan penting dalam proses pendengaran.

"Salah satu kondisi yang sering ditemukan adalah adanya cairan yang menumpuk di bagian belakang gendang telinga. Masalah ini biasanya mulai banyak terdeteksi pada anak usia lima tahun ke atas saat aktivitas belajar meningkat," ungkapnya.

Di Indonesia sendiri, angka kejadian gangguan pendengaran pada anak masih tergolong cukup tinggi dibandingkan beberapa negara lain. Namun sebagian besar anak tidak menyadari ketika kemampuan pendengarannya mulai menurun secara perlahan.

Kondisi ini berbeda dengan orang dewasa yang umumnya lebih peka terhadap perubahan kemampuan mendengar yang dialaminya. Anak-anak sering tetap beraktivitas seperti biasa meskipun sebenarnya mengalami gangguan pada fungsi pendengaran mereka.

Karena itu, peran orang tua dan guru menjadi sangat penting dalam mengenali tanda gangguan pendengaran sejak dini.Deteksi lebih awal memungkinkan anak mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis yang tepat sebelum kondisi semakin memburuk.

Rekomendasi Berita