Kolang-Kaling, Manisan Tradisional Kaya Manfaat

  • 23 Feb 2026 07:27 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kolang-kaling masih menjadi salah satu manisan tradisional yang digemari masyarakat. Kehadirannya kerap melengkapi aneka minuman segar, terutama saat bulan Ramadan sebagai campuran es buah atau sajian berbuka puasa.

Kolang-kaling berasal dari buah pohon aren yang melalui proses perebusan sebelum dapat dikonsumsi. Tahapan ini membuat teksturnya menjadi kenyal sekaligus aman untuk disantap.

Mengacu pada informasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kolang-kaling mengandung serat yang bermanfaat untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. Kandungan airnya yang cukup tinggi juga berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh, terutama setelah seharian berpuasa.

Selain serat dan air, kolang-kaling diketahui memiliki sejumlah mineral, seperti kalsium dan zat besi. Kandungan tersebut mendukung kesehatan tulang sekaligus membantu proses metabolisme tubuh.

Selain campuran es buah dan kolak, kolang-kaling juga kerap diracik dengan sirup pandan sehingga menghasilkan warna hijau cerah yang menarik. Rasanya yang ringan membuat kolang-kaling mudah dipadukan dengan bahan lain tanpa mengubah cita rasa utama hidangan.

Pedagang kolang-kaling di Palembang, Ardy, saat ditemui oleh tim RRI di Pasar KM 5 mengaku, permintaan kolang-kaling meningkat selama Ramadan. “Banyak warga memilih kolang-kaling sebagai pelengkap menu berbuka karena sensasi segarnya dinilai cocok untuk mengembalikan energi setelah berpuasa,” jelasnya.

Di tengah maraknya tren kuliner modern, kolang-kaling tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Keberadaannya tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan pangan tradisional Indonesia yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.

Rekomendasi Berita