Wargi Saluyu Perkuat Identitas Sunda di Sulteng
- 18 Feb 2026 22:53 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komitmen melestarikan budaya Sunda di tanah rantau terus dilakukan Paguyuban Wargi Saluyu Jawa Barat di Sulawesi Tengah. Organisasi yang mewadahi warga asal Jawa Barat ini aktif menggelar berbagai kegiatan budaya dan keagamaan sebagai upaya menjaga adat istiadat, bahasa, serta nilai kebersamaan di tengah perantauan.
Ketua Umum Paguyuban Wargi Saluyu, Rizal Amrullah, mengatakan pelestarian budaya menjadi salah satu visi utama kepengurusan periode 2026–2031. Menurutnya, hidup jauh dari tanah kelahiran bukan berarti harus meninggalkan identitas budaya yang telah diwariskan turun-temurun.
“Kami ingin budaya Sunda tetap hidup di Sulawesi Tengah. Bukan hanya untuk orang tua, tetapi juga dikenalkan kepada generasi muda agar mereka tahu akar budayanya,” ujarnya saat dialog di program Tesa To kaili di RRI Palu.
Salah satu kegiatan rutin yang digelar adalah “ngaliwet”, tradisi makan bersama dengan menu khas Sunda yang disajikan secara lesehan. Kegiatan ini bukan sekadar santap bersama, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, paguyuban juga mengadakan pengajian rutin dan “papajaran” menjelang bulan Ramadan sebagai bentuk kebersamaan spiritual dan sosial.
Ketua Harian, Imas Rohayani, menambahkan bahwa pelestarian budaya juga diwujudkan melalui pengenalan kesenian tradisional kepada generasi muda dan masyarakat luas. Beberapa kesenian yang mulai diperkenalkan antara lain musik degung, tari jaipongan, hingga kendang pencak yang menjadi bagian dari warisan budaya Sunda.
“Kami berharap kesenian seperti degung dan jaipongan bisa tampil di berbagai kegiatan daerah, sehingga masyarakat Sulawesi Tengah juga bisa mengenal dan menikmati budaya Sunda,” kata Imas.
Namun demikian, paguyuban mengakui terdapat tantangan dalam melestarikan budaya di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi. Minat generasi muda terhadap budaya tradisional dinilai perlu terus didorong melalui pendekatan yang kreatif dan inklusif.
Melalui berbagai program tersebut, Paguyuban Wargi Saluyu berharap dapat terus menjaga identitas budaya Sunda di tanah rantau, sekaligus memperkaya khazanah budaya di Sulawesi Tengah dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan antarwarga. (AL)