Kenali Perbedaan Palm Sugar dan Brown Sugar dalam Olahan Makanan

  • 10 Mar 2026 21:10 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Gula menjadi salah satu bahan makanan yang sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari. Selain mudah dicerna oleh tubuh dan menjadi sumber kalori, gula juga sering dimanfaatkan sebagai bahan pengawet alami dalam berbagai produk makanan.

Dikutip dari laman fkm.unair.ac.id selain itu, gula juga berperan memberikan tekstur, tampilan, dan rasa yang ideal pada makanan, sehingga banyak digunakan dalam proses pengolahan pangan. Gula juga memiliki berbagai bentuk, aroma, dan fungsi yang berbeda. Beberapa jenis gula bahkan digunakan untuk memudahkan proses pengolahan makanan tertentu.

Dua di antaranya yang cukup populer adalah palm sugar atau gula palem dan brown sugar. Keduanya sama-sama berwarna cokelat, namun memiliki bahan dasar, proses pembuatan, dan karakteristik yang berbeda.

Palm sugar atau gula palem dikenal juga dengan istilah gula semut. Gula ini berasal dari nira atau sari bunga pohon aren yang kemudian diolah hingga berbentuk butiran halus menyerupai pasir dengan warna cokelat.

Di berbagai negara Asia, gula palem banyak dimanfaatkan sebagai pemanis alami dalam makanan maupun minuman. Salah satu keunggulan gula palem adalah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula tebu.

Hal ini membuat gula palem kerap dianggap sebagai alternatif pemanis yang lebih baik. Disisi lain, gula palem juga memiliki kadar air yang lebih rendah dibandingkan gula merah biasa sehingga daya simpannya cenderung lebih lama.

Proses pembuatan gula palem dimulai dengan mencincang gula merah, kemudian dipanaskan menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar tidak gosong. Setelah dipanaskan sekitar dua jam, kristal gula mulai terbentuk. Proses pemanasan dan pengadukan terus dilakukan hingga seluruh gula merah berubah menjadi kristal halus yang dikenal sebagai gula palem.

Sementara itu, brown sugar merupakan jenis gula pasir yang proses pembuatannya belum sepenuhnya selesai dan masih mengandung molasses atau tetes tebu yang memberikan warna kecokelatan. Gula ini memiliki beberapa jenis, seperti light brown sugar dan dark brown sugar, yang dibedakan dari kadar molasses di dalamnya.

Brown sugar banyak digunakan dalam pembuatan roti, kue, dan cookies karena mampu memberikan rasa serta aroma khas yang berbeda dari gula putih. Di beberapa negara, seperti Taiwan, gula ini juga cukup populer sebagai tambahan dalam berbagai olahan makanan karena dinilai memberikan tampilan dan cita rasa yang lebih unik.

Secara umum, baik gula palem maupun brown sugar memiliki peran penting dalam dunia kuliner. Perbedaan bahan baku, proses pembuatan, serta karakteristik rasa membuat keduanya memiliki fungsi yang berbeda dalam pengolahan makanan. Oleh karena itu, pemilihan jenis gula yang tepat dapat membantu menghasilkan cita rasa dan tekstur makanan yang diinginkan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita