Tekanan Ban Tepat, Bensin Lebih Hemat
- 11 Mar 2026 17:11 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Banyak pengendara tidak menyadari bahwa tekanan ban kendaraan sangat memengaruhi konsumsi bahan bakar. Ban yang terlalu kempis membuat kendaraan bekerja lebih berat saat melaju di jalan.
Akibatnya mesin membutuhkan tenaga lebih besar dan bahan bakar yang dipakai pun menjadi lebih banyak. Karena itu, menjaga tekanan ban yang tepat merupakan salah satu cara sederhana untuk menghemat bahan bakar.
Disadur dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Tips Keselamatan Berkendara dan Perawatan Kendaraan, ban yang kurang tekanan akan menambah hambatan saat roda berputar. Permukaan ban yang lebih banyak menyentuh jalan membuat gesekan meningkat.
Kondisi ini membuat mesin harus bekerja lebih keras agar kendaraan tetap melaju. Sebaliknya, tekanan ban yang sesuai dengan standar pabrikan membantu kendaraan bergerak lebih ringan dan stabil.
Untuk mendapatkan tekanan ban yang ideal, pengendara sebaiknya memeriksa tekanan ban secara rutin. Pemeriksaan bisa dilakukan menggunakan alat pengukur tekanan ban yang tersedia di bengkel atau pompa bensin. Biasanya, informasi tekanan ban yang dianjurkan dapat dilihat pada stiker di bagian pintu kendaraan atau buku manual kendaraan.
Selain itu, tekanan ban juga bisa berubah karena suhu udara dan kondisi jalan. Saat cuaca panas, tekanan ban dapat meningkat, sedangkan pada cuaca dingin bisa menurun. Oleh sebab itu, pemeriksaan tekanan ban sebaiknya dilakukan setidaknya dua minggu sekali atau sebelum melakukan perjalanan jauh.
Menjaga tekanan ban yang tepat tidak hanya membuat bahan bakar lebih hemat, tetapi juga meningkatkan keselamatan berkendara. Ban yang terawat membantu kendaraan lebih stabil, memperpanjang umur ban, dan mengurangi risiko kecelakaan. Dengan langkah sederhana ini, pengendara dapat menghemat biaya sekaligus menjaga kendaraan tetap aman di jalan.