Segar di Pagi Hari Berawal dari Berhenti Scrolling di Malam Hari

  • 10 Mar 2026 09:55 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pernahkah menghabiskan waktu lama untuk scrolling media sosial saat istirahat, namun setelah meletakkan HP, malah merasa lebih lelah? Dalam riset yang dilakukan Paris Brain Institute dalam jurnal Current Biologi, fenomena ini diakibatkan aktivitas mental ekstrem termasuk memproses arus informasi digital yang cepat memicu penumpukan glutamat di area prefrontal cortex otak.

Penumpukan senyawa ini secara biologis mengirimkan sinyal lelah pada otak sebagai bentuk peringatan bahwa otak butuh istirahat untuk membuang limbah kognitif tersebut. Jadi, meskipun tubuh terlihat diam beristirahat dari main HP, otak tetap bekerja keras di balik layar, membuat aktivitas yang dianggap istirahat tersebut malahan menjadi beban kerja tambahan yang menguras energi.

Selain itu bisa disebabkan oleh Decision Fatigue atau kelelahan mengambil keputusan. Psikolog sosial Roy F. Baumeister mengemukakan teori tentang ego depletion yang menjelaskan bahwa energi mental manusia itu terbatas. Saat bermain HP, otak dipaksa melakukan ribuan keputusan kecil seperti "Apakah video ini menarik?", "Haruskah saya memberi like?", atau "Apakah saya perlu membalas komentar ini?". Banyaknya instruksi keputusan dalam otak inilah yang menguras baterai mental jauh lebih cepat dari yang diduga.

Pendapat lain dari profesor ilmu komputer Cal Newport dalam bukunya Digital Minimalism, membeberkan bahwa banyak aplikasi diciptakan untuk mengeksploitasi psikologis manusia yang rapuh. Media sosial memicu Digital Dopamine yang membuat kita haus akan informasi baru. Kondisi siaga tinggi ini membuat sistem saraf tetap tegang, sehingga meskipun secara fisik sedang rebahan beristirahat, secara biologis tubuh tidak pernah benar-benar masuk ke mode istirahat yang berkualitas.

Saat bermain HP, pasti terjadi paparan cahaya biru (blue light) dari layar. Menurut laporan kesehatan dari Harvard Health Publishing, cahaya biru ini mengganggu kerja melatonin. Melatonin ini adalah hormon yang bertanggung jawab untuk memberi sinyal tidur dan pemulihan energi pada tubuh. Oleh karena itu, apabila istirahat dilakukan dengan main HP akan berakhir dengan rasa lelah di pagi hari.

Kunci menjaga kewarasan di era digital adalah menjadi seorang minimalis yang selektif terhadap informasi. Bukan dengan membuang gadget, hanya cukup mengatur batasan yang lebih sehat, seperti menjadwalkan waktu bebas layar agar otak tidak terus-menerus terbebani. Mulailah menjauh dari HP sebelum tidur agar tubuh terasa segar di pagi hari. Pada akhirnya, kesehatan mental yang baik sangat bergantung pada keputusan membatasi diri dari layar, sehingga tubuh memiliki kesempatan untuk benar-benar tenang batin dan fisik tanpa gangguan algoritma sosial media.

Rekomendasi Berita