Monev Dinkes Sekadau Perkuat Layanan di Puskesmas Nanga Belitang

  • 11 Mar 2026 07:25 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Sekadau – Memastikan kualitas pelayanan kesehatan meningkat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Sekadau melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) program kesehatan masyarakat serta pelayanan keluarga berencana di UPTD Puskesmas Nanga Belitang, Selasa,10 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kabupaten Sekadau, Rafael Bagus Sapta Nugraha, S.T., M.M, dengan melibatkan pegawai dari Bidang Kesehatan Masyarakat, Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Dinkes PPKB Kabupaten Sekadau, serta Penyuluh KB Kecamatan Belitang.

Rafael menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk menilai perkembangan pelaksanaan program kesehatan masyarakat sekaligus mengidentifikasi sejumlah aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

Menurutnya, evaluasi secara berkala sangat penting agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Melalui monitoring dan evaluasi ini kami memastikan seluruh program kesehatan masyarakat dan pelayanan keluarga berencana dapat berjalan dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperbaiki layanan yang capaianya masih belum optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, puskesmas memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah, seperti peningkatan usia harapan hidup masyarakat Kabupaten Sekadau, penurunan angka kematian ibu dan anak, serta percepatan penanganan stunting.

Dinkes PPKB Kabupaten Sekadau juga terus mendorong keterlibatan masyarakat untuk mengikuti program cek kesehatan gratis yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Selain itu, Rafael turut menyoroti kesiapan Puskesmas Nanga Belitang dalam menyediakan fasilitas Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). Fasilitas ini dinilai sangat membantu, khususnya bagi keluarga yang menunggu proses persalinan dari wilayah yang jauh atau belum memiliki tempat tinggal sementara di sekitar fasilitas kesehatan.

“Keberadaan Rumah Tunggu Kelahiran dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga yang menunggu proses persalinan. Ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan yang lebih ramah bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau terus memperkuat program jaminan kesehatan melalui bantuan BPJS daerah atau Penerima Bantuan Iuran (PBI), terutama bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Puskesmas Nanga Belitang Kabupaten Sekadau, Hj. Muslimah, A.Md.Keb menyampaikan bahwa hasil monitoring dan evaluasi tersebut akan menjadi bahan perbaikan bagi pihak puskesmas dalam meningkatkan capaian program unggulan.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program kesehatan sangat bergantung pada koordinasi dan kerja sama seluruh penanggung jawab program serta tenaga kesehatan di lingkungan puskesmas.

“Kami akan menindaklanjuti hasil evaluasi ini dengan memperkuat koordinasi antar penanggung jawab program agar target program unggulan Puskesmas Nanga Belitang dapat tercapai secara maksimal,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk tetap berkomitmen menyelesaikan berbagai program yang masih belum tercapai sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus meningkat.

“Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kami berharap seluruh program Puskesmas Nanga Belitang dapat berjalan dengan baik demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tutupnya.

Rekomendasi Berita