KKN UMP Kembangkan Budidaya Lele Menggunakan Galon Bekas
- 09 Feb 2026 13:22 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang berlokasi di Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, melaksanakan program budidaya ikan lele dengan memanfaatkan galon bekas sebagai media pemeliharaan. Program ini bertujuan memberikan alternatif budidaya yang sederhana, murah, dan ramah lingkungan bagi masyarakat desa.
Kegiatan KKN di Desa Krajan dilaksanakan selama satu bulan, mulai 12 Januari hingga 13 Februari 2026, dan diikuti oleh 11 orang mahasiswa dari berbagai program studi. Sementara itu, kegiatan budidaya lele ini dilaksanakan pada 3 Februari 2026.
Ketua Tim KKN, Haikal, menjelaskan bahwa pemilihan galon bekas didasarkan pada kemudahan memperoleh bahan serta sebagai upaya mengurangi limbah plastik di lingkungan rumah tangga. Selain itu, metode ini dinilai cocok diterapkan oleh warga yang memiliki keterbatasan lahan.
“Program ini kami rancang agar mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan oleh warga. Harapannya, selain untuk konsumsi keluarga, budidaya lele ini juga dapat menjadi peluang ekonomi kecil bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama pelaksanaan program, respons warga terpantau positif. Warga mengikuti kegiatan sosialisasi dan praktik langsung dengan antusias. Bahkan, beberapa warga menyatakan ketertarikannya untuk melanjutkan budidaya lele secara mandiri di rumah.
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Krajan, Ismi, menyampaikan bahwa program tersebut memberikan manfaat yang nyata bagi warga.
“Kegiatannya mudah dipahami, alatnya sederhana, dan bisa dicoba sendiri. Selain itu, galon bekas yang biasanya tidak terpakai sekarang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Mahasiswa KKN berharap program budidaya lele dari galon bekas ini dapat terus berlanjut meskipun masa KKN telah berakhir, serta menjadi salah satu solusi pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang mampu menambah nilai ekonomi warga.
(Denis Hendriyawan)