Mengenal Grounding, Terapi Alternatif Kesehatan Fisik dan Jiwa

  • 10 Mar 2026 17:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto : Di tengah teknologi yang semakin berkembang pesat, terdapat sebuah trend gerakan kesehatan yang tidak hanya mengenai fisik, melainkan juga bermanfaat untuk kesehatan jiwa. Trend ini semakin diminati oleh masyarakat karena dianggap sebagai cara efektif untuk menyeimbangkan kembali sistem tubuh yang seringkali terganggu oleh stres harian.

Pada Journal of Environmental and Public Health memuat tentang Grounding atau dikenal juga sebagai earthing adalah teknik relaksasi yang menghubungan tubuh secara fisik dengan energi alami bumi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik, kesehatan jiwa, menenangkan sistem saraf, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi kecemasan yang berlebihan, dan memperbaiki sirkulasi darah.

Terapi Grounding menyatu dengan alam ( dok : Rafida)

Praktik atau kegiatan yang dilakukan dengan menghubungan aktivitas fisik dengan energi bumi, seperti melakukan kegiatan berjalan kaki di atas tanah, rumput, atau pasir tanpa alas kaki. Selain itu, saat melakukan kegiatan berjalan kaki juga, dapat melakukan aktivitas lainnya seperti mendengarkan suara daun yang tertiup angin, melihat hijaunya pepohonan, mendengarkan kicauan suara burung dan suara hewan, serta menghirup udara segar.

Isna, salah satu masyarakat dari Purbalingga yang seringkali melakukan grounding di waktu senggangnya. Ia mengungkapkan grounding adalah kegiatan yang dilakukan sebagai jeda di tengah kehidupan yang terasa terlalu cepat ritmenya.

“Biasanya melakukan grounding itu di pagi hari, sekitar pukul 5 pagi sampai setengah 7. Sebelum banyak asap kendaraan dan belum terlalu banyak orang. Selain itu, suara daun yang tertiup angin atau suara hewan-hewan juga masih cukup terdengar,” ujarnya.

Aktivitas grounding ( dok : Rafida)

Meskipun praktik grounding ini terlihat sederhana, tapi manfaat bagi kesehatan fisik dan jiwa sangatlah nyata. Dengan memasukkan kegiatan grounding ke dalam rutinitas harian, tidak hanya merawat kesehatan saat ini, tetapi juga dapat membangun ketahanan mental untuk menghadapi tantangan di masa depan. (Alin)

Rekomendasi Berita