Gen Z Menebar Kebaikan lewat Konten Kreatif
- 18 Feb 2026 12:37 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Generasi Z lahir di tengah era teknologi berjalan, dan tentunya hal ini dihadapkan pada tantangan tersendiri. Kehidupan mereka sangat dekat dengan dunia digital, maka dari itu, pemakaian teknologi ini harus diarahkan kepada hal positif.
Founder Kahfis Aceh, Bunda Dayah mengatakan bahwa teknologi bikin Gen Z jauh dari nilai Islami. “Banyak yang berpendapat bahwa kemelekatan generasi muda dengan teknologi menjadi penghambat dalam beribadah. Memang hal ini bisa terjadi jika lalai, tidak punya rule dan manajemen yang baik dalam mengelola teknologi tersebut.
Menurutnya, berita baiknya dengan adanya teknologi dapat menambah nilai ibadah. Dengan adanya teknologi, dakwah dapat dilakukan dengan cepat dan dengan metode yang lebih menyenangkan dan dapat diterima oleh generasi muda.
Ia juga mengatakan bahwa peluang kontribusi generasi muda dalam menyebarkan paham agama islam melalui konten-konten digital berupa foto atau video. Dengan catatan, harus ditetapkan batas-batas dan waktu pemakaian gawai agar sehingga punya waktu untuk berinteraksi dengan dunia nyata.
Namun perlu diingat, meski peluangnya besar, ada beberapa tantangan dakwah digital yang mengikuti. Misalnya, Fenomena “Ustaz Google”, yaitu mudahnya seseorang berdakwah tanpa latar belakang yang mumpuni. Selain itu, perbedaan pandangan di ruang dakwah menjadi ajang debat kusir atau saling menghujat di kolom komentar.