Krisis Ekologi, Ancaman Nyata yang Tak Bisa Diabaikan
- 04 Des 2025 17:23 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Krisis ekologi atau lingkungan terjadi ketika perubahan lingkungan suatu spesies atau populasi mengganggu keberlangsungan hidupnya. Hal ini juga menjadi salah satu ancaman terbesar bagi keberlangsungan hidup manusia di masa kini.
Seperti dijelaskan Kiki Surianti, Founder Hutan Hujan Aceh dalam perbincangan bersama Pro 1 RRI Banda Aceh. “Ekologi adalah hubungan makhluk hidup dengan alam/lingkungan. Pelaku utama yang banyak melakukan perubahan, aktivitas juga lainnya ialah manusia , tapi bukan hanya manusia saja yang dikatakan makhluk hidup, juga ada hewan-hewan, tumbuhan yang hidup dan berkembang.” terangnya Sabtu (22/11/2025).
Fenomena ini tidak sekadar isu lingkungan semata, tetapi persoalan yang memengaruhi banyak hal. Seperti kesehatan, ekonomi, pangan, hingga masa depan generasi mendatang.
“Pertumbuhan manusia semakin melaju cepat, sementara wilayah/lingkungan kita segitu-segitu saja, mau tak mau pastinya ada perambahan hutan sehingga menyebabkan fungsi ekologinya berkurang. Saat ini juga semakin banyak penebangan hutan dan pembakaran hutan, ini menjadi fokus utama agar hal ini tidak terus terjadi, karena hutan merupakan ekosistem utama dalam kehidupan,” kata Kiki.
Krisis ekologi bukan lagi isu masa depan, melainkan kenyataan yang sudah dihadapi sekarang. Kerusakan lingkungan yang dibiarkan tanpa penanganan akan menyebabkan bencana besar bagi kehidupan manusia.
Karenanya diharapkan untuk terus bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. Perubahan besar dimulai dari tindakan kecil hari ini. Agar anak cucu kita juga bisa mengetahui rimbunnya hutan juga mengenal beraneka ragam satwa yang bisa dilihat hingga di masa yang akan datang.