Berpuasa saat Hamil, Ini Penjelasan Dokter Obgyn

  • 22 Feb 2026 18:26 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID-Sabang : Puasa Ramadan sebagaimana yang diketahui ialah perintah dari Allah SWT yang harus dilaksanakan dan perintah tersebut hanya diberi kesempatan pada orang-orang yang beriman. Hal yang harus disyukuri ialah ketika kita masih diberikan kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa, karena tidak semua orang bisa mendapat kesempatan itu, salah satunya ialah Ibu hamil yang harus memperhatikan kesehatannya beserta janin di dalam kandungan.

Prof. Dr. dr. Rajuddin, Sp.OG (K) Sub Sp.FER, selaku Dokter Spesialis Obsgyn Konsultan Fertilitas menjelaskan dalam ajaran Islam, ibu hamil termasuk golongan yang mendapatkan keringanan (rukhsah), jikalau berpuasa dikhawatirkan membahayakan diri sendiri atau janinnya.

“Bagi wanita yang sedang hamil tentu akan mendapat keringanan dari Allah SWT, untuk tidak menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan ini, karena dikategorikan sama dengan orang yang sedang sakit walaupun orang hamil itu bukan sakit tetapi dikhawatirkan akan membahayakan janin yang dikandungnya, namun wajib mengganti puasa di hari yang lain,” ungkapnya dalam Dialog Klinik Angkasa Pro 1 RRI Banda Aceh, Sabtu 21 Februari 2026.

Keputusan untuk berpuasa sebaiknya mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing serta berkonsultasi dengan tenaga medis. Tetapi jika kondisi tubuh stabil dan memungkinkan dr. Rajuddin menyarankan agar Ibu hamil memperhatikan asupan yang dikonsumsi.

“Jikalau tubuh Ibu hamil sehat dan kuat, masih memungkinkan untuk menjalani ibadah puasa, perlunya tetap memperhatikan asupan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka selama berpuasa 13 jam. Mencukupi gizi dengan karbohidrat, protein, lemak juga vitamin agar asupan yang diterima janin tetap optimal meskipun ibu sedang berpuasa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan untuk mencukupi asupan air putih yang bisa dikonsumsi mulai waktu berbuka hingga saat sahur. Serta usahakan untuk makan sahur mendekati waktu imsak, agar terhindar dari dehidrasi yang berdampak kurang baik bagi janin.

Rekomendasi Berita