Lupis, Jajanan Tradisional Lezat dari Beras Ketan
- 20 Okt 2025 11:05 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Penganan Lupis telah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan telah berkembang diberbagai daerah di Indonesia. Dikalangan masyarakat Jawa dikenal dengan sebutan "lupis" yang berarti "diikat". Hingga saat ini, Lupis masih dapat ditemui dipasar tradisional bersanding dengan kue khas indonesia lainnya.
Meskipun sederhana citarasa khas dari lupis ini sangat digemari berbagai kalangan usia. Dengan kandungan karbohidrat dari ketan yang melimpah, Lupis menjadi pilihan sarapan ideal dan mengenyangkan.
Salah satu pelaku usaha yang menjual Lupis, Radhiah, warga Gampong Kuta Timu Kota Sabang mengawali membuka usaha lupis ini dengan berjualan dirumah, semakin lama peminatnya pun bertambah, yang dipasarkan juga melalui sosial media.
“Pembuatan lupis ini bahannya seperti lupis yang dijual pada umumnya juga, ketan yang dibungkus daun pisang bentuk segitiga yang dimasak hingga matang, diberi parutan kelapa dan gula merah cair,” ujar Radhiah saat dihubungi RRI Sabang, Senin (20/10/2025).
Lupis dijual dengan harga Rp. 10ribu/bungkus. Radhiah juga menerima pesanan untuk acara-acara seperti arisan, syukuran dan sebagainya. Walau banyak jajanan lain yang dijual dipasaran kini, kelezatan lupis tetap memiliki rasa tersendiri bagi penikmatnya.