Batu Kapal Iboih, Surga Tersembunyi Penikmat Sunset Sabang

  • 20 Feb 2026 14:39 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Wisata Batu Kapal di Kota Sabang menjadi salah satu destinasi tersembunyi yang mulai dilirik wisatawan pencinta alam. Lokasi ini menawarkan panorama tebing unik menyerupai kapal raksasa yang berdiri kokoh di tepi laut.

Destinasi tersebut berada di kawasan Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, tepatnya di jalur menuju The Pade Dive Resort sebelum sampai ke Gua Sarang. Lokasinya berada tidak jauh dari badan jalan utama sehingga cukup mudah dikenali oleh pengunjung.

Untuk mencapainya, pengunjung dapat memarkirkan kendaraan di tepi jalan utama, kemudian berjalan kaki sekitar lima menit dari jalan beraspal. Akses selanjutnya dilanjutkan dengan menuruni anak tangga yang mengarah langsung ke kawasan Batu Kapal.

Ketua Pokdarwis Iboih, Tarmizi, mengatakan Batu Kapal memiliki potensi besar sebagai wisata minat khusus berbasis alam. Ia menyebutkan keunikan bentuk batu dan pemandangan laut lepas menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

“Batu Kapal ini punya ciri khas tebing yang bentuknya seperti kapal, dan itu jarang ditemukan di tempat lain. Kami berharap pengunjung tetap menjaga kebersihan agar keasriannya tetap terjaga,” ujar Tarmizi, Jumat 20 Februari 2026.

Selain menjadi spot foto ikonik, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu titik terbaik menikmati matahari terbenam di Sabang. Langit jingga berpadu dengan siluet batu raksasa berbentuk kapal menciptakan panorama yang memikat wisatawan.

Spot ini juga sering dijadikan tempat camping, berswafoto, bermain padle boat, hingga menikmati sunset bersama keluarga maupun rekan. Aktivitas tersebut kerap dilakukan terutama saat akhir pekan ketika cuaca cerah.

Salah satu pengunjung, Fandi, mengaku lokasi tersebut kerap dimanfaatkan warga dan wisatawan untuk berkemah dan memancing saat akhir pekan. Menurutnya, suasana yang masih sepi dan alami membuat Batu Kapal cocok bagi pencari ketenangan.

“Kalau sore pemandangannya indah sekali, apalagi saat sunset. Banyak juga yang datang untuk camping, padle boat, atau sekadar foto-foto di tebing,” kata Fandi.

Meski memiliki potensi besar, Batu Kapal hingga kini masih minim fasilitas umum dan papan petunjuk arah. Dengan karakter alam yang tetap terjaga, pengembangan wisata diharapkan dilakukan tanpa mengurangi keasrian kawasan tersebut.

Rekomendasi Berita