Paddle Board, Sensasi Healing Baru di Laut Jernih Sabang

  • 21 Feb 2026 01:49 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Saat ini, wisatawan yang berkunjung ke Sabang tidak hanya dapat menikmati aktivitas snorkeling, diving, dolphin trip, dan kayak transparan, tetapi juga sudah bisa merasakan sensasi bermain paddle board di perairan yang jernih dan tenang. Kehadiran wahana ini semakin melengkapi ragam wisata bahari di Pulau Weh.

Paddle board di Sabang semakin diminati wisatawan yang ingin menikmati laut biru sebening kaca serta suasana pulau yang tenang. Aktivitas ini menjadi pilihan favorit untuk berolahraga ringan sekaligus merasakan sensasi “healing” di tengah panorama bahari yang memukau.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengatakan tren wisata bahari berbasis minat khusus seperti paddle board terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai aktivitas ini mampu menambah variasi atraksi wisata laut yang aman dan ramah bagi berbagai kalangan usia.

“Paddle board menjadi salah satu daya tarik baru wisata bahari di Sabang karena menawarkan pengalaman menikmati laut secara langsung dan santai. Kami mendukung pelaku usaha lokal untuk terus menjaga standar keselamatan dan kualitas layanan,” ujar Harry Susethia, Sabtu 21 Februari 2026.

Ia menambahkan, sejumlah titik perairan di Sabang memiliki karakteristik laut yang relatif tenang dan tingkat kejernihan air yang baik. Kondisi tersebut dinilai sangat mendukung pengembangan aktivitas seperti paddle board di berbagai lokasi.

Sementara itu Pelaku usaha paddle board di Sabang Muhammad Fachrurrazi, mengungkatkan tarif permainan cukup terjangkau dan disesuaikan dengan jumlah peserta. Untuk satu orang satu papan dikenakan tarif Rp100 ribu, dua orang satu papan Rp150 ribu, dan dua orang dua papan Rp200 ribu, di luar biaya dokumentasi.

Ia menambahkan, tarif dokumentasi drone sebesar Rp500 ribu dan dokumentasi foto Rp250 ribu dengan durasi pengambilan gambar sekitar 30 menit. Sementara total durasi bermain paddle board sekitar satu jam, termasuk sesi dokumentasi dan pendampingan dasar sebelum wisatawan turun ke laut.

“Biasanya tergantung request tamu, bisa di Iboih, Gua Sarang, Pulau Klah, atau Sumur Tiga. Kami sesuaikan dengan kondisi cuaca dan keamanan di lapangan,” kata Oji.

Dengan kombinasi keindahan laut yang jernih, angin sepoi, serta panorama alam yang masih terjaga, paddle board menjadi alternatif wisata yang semakin memperkaya pengalaman berkunjung ke Sabang. Pemerintah dan pelaku usaha berharap aktivitas ini terus berkembang dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Rekomendasi Berita