Belajar Matematika Melalui Visual Interaktif ChatGPT
- 11 Mar 2026 11:52 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, San Fransisco- Perusahaan teknologi AI OpenAI pada Selasa, 10 Maret 2026 memperkenalkan fitur baru pada ChatGPT bernama penjelasan visual dinamis. Melansir laman TechCrunch, Fitur ini memungkinkan pengguna melihat perubahan rumus, variabel, dan hubungan matematika secara langsung melalui visual interaktif.
Dengan fitur tersebut, pengguna tidak hanya membaca penjelasan atau melihat diagram statis. Mereka dapat berinteraksi langsung dengan grafik atau simulasi yang ditampilkan. Misalnya, saat mempelajari Teorema Pythagoras, pengguna bisa mengubah panjang sisi segitiga dan melihat secara real-time bagaimana nilai hipotenusa ikut berubah.
Pengguna juga dapat menyesuaikan angka dan variabel lain dalam suatu rumus untuk melihat dampaknya secara langsung. Untuk mencobanya, pengguna cukup mengajukan pertanyaan kepada ChatGPT seperti “Apa itu persamaan lensa?” atau “Bagaimana cara menemukan luas lingkaran?”. ChatGPT kemudian akan memberikan penjelasan disertai modul visual interaktif yang dapat dimanipulasi.
Saat ini, visualisasi tersebut tersedia untuk lebih dari 70 topik matematika dan sains. Beberapa di antaranya meliputi kuadrat binomial, luas lingkaran, bunga majemuk, peluruhan eksponensial, hukum Hooke, energi kinetik, persamaan linear, serta Hukum Ohm dan Hukum Coulomb. OpenAI menyatakan akan terus memperluas jumlah topik interaktif pada pembaruan berikutnya.
Fitur ini sudah dapat digunakan oleh seluruh pengguna ChatGPT yang telah masuk ke akun mereka.
Peluncuran penjelasan visual dinamis ini dinilai mengubah peran ChatGPT dari sekadar alat pemberi jawaban menjadi sarana pembelajaran yang lebih interaktif. Dengan pendekatan tersebut, pengguna diajak memahami konsep dasar, bukan hanya memperoleh hasil akhir.
Di sisi lain, perkembangan teknologi AI dalam pendidikan juga memicu perdebatan. Sebagian pendidik khawatir siswa menjadi terlalu bergantung pada AI. Namun banyak guru dan pelajar mulai memanfaatkan teknologi ini sebagai bagian dari kegiatan belajar sehari-hari.
Menurut OpenAI, lebih dari 140 juta orang menggunakan ChatGPT setiap minggu untuk mendapatkan bantuan dalam pelajaran matematika dan sains—dua bidang yang sering dianggap sulit oleh banyak pelajar.
Perusahaan teknologi lain juga mulai mengembangkan fitur serupa. Pada November lalu, Google menghadirkan diagram dan visual interaktif pada chatbot AI miliknya, Google Gemini.
Fitur visual interaktif ini melengkapi sejumlah alat pendidikan lain yang telah tersedia di ChatGPT, seperti mode belajar yang membimbing pengguna menyelesaikan soal secara bertahap serta QuizGPT, yang memungkinkan pengguna membuat kartu flash dan kuis untuk mempersiapkan ujian.