Mengenal Campak: Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya

  • 12 Mar 2026 07:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dalam beberapa waktu terakhir, kasus penyakit campak kembali meningkat di berbagai wilayah di Indonesia. Penyakit ini sebenarnya sudah lama dikenal dan dapat dicegah melalui imunisasi. Namun, rendahnya cakupan vaksinasi di beberapa daerah serta penurunan kewaspadaan masyarakat membuat penyakit campak kembali muncul dan menyebar.

Melansir ayosehat.kemkes.go.id Campak adalah salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak dan bisa menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar. Meskipun kasus campak telah berkurang signifikan di beberapa negara berkat program vaksinasi, masih penting bagi orang tua untuk memahami tentang penyakit ini.

Pengertian

Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak (morbillivirus). Penyakit ini sangat menular dan biasanya menyerang anak-anak, walaupun orang dewasa yang tidak pernah divaksin atau belum pernah mengalami campak juga berisiko terkena.

Penyebab

Penyakit campak disebabkan oleh:

  • Virus campak (morbillivirus): Virus ini menyebar melalui udara saat penderita batuk atau bersin.

Gejala

Gejala awal campak mirip dengan flu, namun beberapa gejala khas muncul beberapa hari kemudian:

  • Demam tinggi
  • Batuk, pilek, dan mata merah
  • Ruam merah: Biasanya mulai dari wajah dan menyebar ke bagian tubuh lain.
  • Titik putih kecil di dalam mulut (bintik Koplik)

Diagnosis

Diagnosis campak biasanya meliputi:

  • Pemeriksaan fisik: Mengidentifikasi gejala khas campak seperti ruam dan bintik Koplik.
  • Tes darah: Untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap virus campak.

Pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk virus campak itu sendiri, tetapi beberapa langkah dapat membantu meringankan gejalanya:

  • Istirahat: Bantu tubuh anak untuk pulih dengan lebih cepat.
  • Penggunaan obat penurun demam: Seperti paracetamol.
  • Penggunaan antibiotik: Hanya jika ada komplikasi seperti infeksi telinga atau pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.

Pencegahan

Pencegahan paling efektif adalah:

  • Vaksinasi MMR (campak, gondongan, rubella): Dianjurkan untuk diberikan kepada anak-anak pada usia 9-12 bulan dan booster pada usia 5-6 tahun.
  • Menghindari kontak dengan penderita campak: Jika Anda tahu seseorang terinfeksi, hindari kontak langsung.

Komplikasi

Walaupun jarang, campak bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti:

  • Infeksi telinga
  • Pneumonia
  • Ensefalitis (peradangan otak)
  • Kerabunan

Rekomendasi Berita