UMKM Pesisir Kaltim Kembangkan Produk Olahan Laut Bernilai Tambah
- 24 Feb 2026 11:25 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Pengembangan UMKM perikanan pesisir di Kalimantan Timur terus didorong sebagai strategi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Produk turunan seperti olahan ikan, kepiting, dan rumput laut dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat identitas ekonomi wilayah pesisir.
Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Irma Listyawati, mengatakan bahwa hilirisasi tidak hanya menyasar industri besar, tetapi juga pelaku usaha mikro dan kecil di kawasan pesisir.
Menurutnya, diversifikasi produk menjadi langkah penting agar hasil perikanan tidak hanya dipasarkan dalam bentuk segar. Olahan seperti abon ikan, kerupuk ikan, daging kepiting kemasan, hingga produk turunan rumput laut memiliki peluang pasar yang luas.
“UMKM pesisir memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai tambah. Ketika ikan atau kepiting diolah menjadi produk siap konsumsi, nilai ekonominya meningkat dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Irma kepada rri.co.id, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah melakukan pendampingan mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Peningkatan kualitas kemasan menjadi perhatian agar produk UMKM mampu bersaing di ritel modern dan platform digital.
Selain itu, komoditas rumput laut dinilai memiliki potensi besar karena dapat diolah menjadi berbagai produk pangan maupun bahan baku industri. Pengembangan usaha berbasis rumput laut juga dinilai ramah lingkungan dan mendukung ekonomi berkelanjutan.
“Rumput laut bukan hanya komoditas mentah. Dengan inovasi, bisa menjadi produk olahan bernilai tinggi yang pasarnya cukup luas,” katanya.
Wilayah pesisir di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Timur telah menunjukkan perkembangan UMKM olahan hasil laut. Produksi berbasis rumah tangga terus meningkat seiring pendampingan teknis dan akses pembiayaan yang difasilitasi pemerintah.
Irma menegaskan bahwa penguatan UMKM perikanan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Dengan pengolahan yang baik, hasil laut tidak hanya menjadi sumber konsumsi lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar antar daerah.
“Kami ingin masyarakat pesisir merasakan langsung manfaat ekonomi dari sektor perikanan, bukan hanya sebagai produsen bahan baku, tetapi juga sebagai pelaku usaha olahan,” ujarnya.
Pengembangan produk turunan perikanan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, serta mendorong pertumbuhan sektor perikanan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.