Kunjungi DIY, Disporapar Paser Kembangkan Potensi Ekraf

  • 06 Feb 2026 14:21 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebagai upaya mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf), Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispar DIY).

Kunjungan Disporapar Paser tersebut tepatnya dilakukan di Balai Pengelolaan Kekayaan Intelektual Ruang Ekonomi Kreatif Provinsi DIY.

Kepala Bidang Pengembangan Ekraf Dinas Pariwisata DIY, Iwan Pramana, beserta jajarannya, sangat menyambut hangat kedatangan rombongan dari Paser.

Kepala Bidang Kepariwisataan Disporapar Paser, Khairuddin, mengatakan Yogyakarta dipilih karena menjadi salah satu pusat kunjungan wisata nasional sekaligus ruang bertemunya wisatawan, komunitas kreatif, dan mahasiswa dari berbagai daerah.

"Ini langkah awal kami memperkenalkan pariwisata Paser secara langsung di kota wisata. Jogja punya ekosistem yang lengkap, mulai dari wisatawan hingga komunitas kreatif yang aktif," ucap Khairuddin, Kamis, 5 Februari 2026 kemarin.

Menurutnya, event yang direncanakan tidak hanya menampilkan destinasi wisata, tetapi juga mengangkat dari berbagai sisi seperti kebudayaan, produk UMKM, dan potensi ekonomi kreatif Paser agar dikenal lebih luas oleh masyarakat luar daerah.

Dalam upaya tersebut, Bidang Ekonomi Kreatif Disporapar Paser turut mengambil peran dengan membangun dan menghidupkan talenta-talenta daerah yang saat ini berada di perantauan, khususnya mahasiswa asal Paser dan Kalimantan Timur yang menempuh pendidikan di kota-kota wisata.

"Kami ingin talenta Paser yang tersebar di berbagai provinsi tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut tampil dan berkontribusi. Mereka bisa menjadi wajah Paser dalam memperkenalkan daerah melalui seni, musik, pertunjukan, dan kreativitas lainnya," ucapnya.

Rencananya, kegiatan promosi ini bakal menggandeng mahasiswa asal Paser dan mahasiswa lain se-Kaltim dengan berbagai talenta, yang dikemas dalam pertunjukan seni, pameran ekonomi kreatif, serta aktivitas promosi pariwisata di ruang publik strategis.

Konsep kegiatan ini mengusung pengenalan pariwisata, UMKM, dan kebudayaan Paser dalam satu rangkaian event, dengan menggandeng pihak ketiga yang direkomendasikan oleh Dinas Pariwisata DIY agar pelaksanaan berjalan efektif dan efisien.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata DIY, Iwan Pramana, menyampaikan bahwa promosi daerah akan lebih optimal jika dilakukan di ruang publik yang ramai dikunjungi wisatawan dan mahasiswa.

"Beberapa lokasi yang relevan antara lain Teras Malioboro, Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, serta Taman Budaya Embung Giwangan. Tempat-tempat ini cocok untuk pameran, diskusi, dan pertunjukan seni," kata Iwan.

Selain itu, Iwan juga menerangkan bahwa pihaknya siap merekomendasikan vendor kegiatan yang berpengalaman dengan biaya terjangkau serta memberikan kemudahan pemanfaatan fasilitas balai bagi komunitas kreatif.

Namun, koordinasi jadwal tetap diperlukan mengingat padatnya agenda kegiatan di Yogyakarta, terutama pada periode Juni hingga Desember.

"Dengan konsep yang tepat, kegiatan ini tidak hanya mengenalkan Paser sebagai daerah tujuan wisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif serta talenta-talenta daerah yang berada di perantauan," ucap Iwan menambahkan.

Rekomendasi Berita