Tren Konsumsi Pure Matcha: antara Gaya Hidup dan Investasi Kesehatan
- 16 Feb 2026 10:54 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Tren konsumsi pure matcha atau bubuk teh hijau murni tanpa tambahan gula kini tengah meroket di kalangan anak muda Indonesia, khususnya generasi Z dan milenial. Fenomena ini tidak lagi sekadar mengikuti estetika visual yang "Instagrammable", tetapi telah bergeser menjadi bagian dari kesadaran gaya hidup sehat.
Peningkatan minat inilah yang membuat banyak konsumen mulai beralih ke pure matcha karena kemampuannya memberikan dorongan energi yang stabil tanpa efek gelisah akibat kandungan L-theanine yang memberikan efek menenangkan sekaligus fokus.
Dirangkum dari berbagai sumber, secara medis pure matcha diakui oleh para ahli kesehatan sebagai "superfood" karena konsentrasi antioksidannya, terutama EGCG (epigallocatechin gallate), yang jauh lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa. Kandungan ini terbukti efektif dalam menangkal radikal bebas, meningkatkan metabolisme tubuh untuk membantu penurunan berat badan, hingga mendukung regenerasi sel kulit.
Bahkan, tren "minum matcha agar glowing" menjadi narasi populer di media sosial, di mana banyak pengguna melaporkan perbaikan kondisi jerawat dan peradangan kulit setelah rutin mengonsumsi matcha murni berkualitas tinggi dalam rutinitas harian mereka. Salah seorang penikmat setia pure matcha Anggun Nurhalisa memberikan komentarnya mengenai pengalaman rasa ini.
"Awalnya dikira matcha itu cuma pahit seperti obat, tapi setelah dicoba ternyata rasanya luar biasa. Ada sensasi umami yang gurih mirip rumput laut segar dengan sedikit rasa manis alami di ujung lidah. Pahitnya pun halus dan justru bikin ketagihan karena rasanya terasa sangat 'bersih' di tenggorokan,” ungkapnya kepada RRI, Senin, 16 Februari 2026.
Keunikan rasa juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat setianya. Berbeda dengan minuman instan yang didominasi rasa manis krimer, pure matcha menawarkan profil rasa yang kompleks, mulai dari sensasi vegetal yang segar hingga aftertaste gurih yang khas.