Upacara Adat Dandangan Penanda Masuk 1 Ramadan

  • 19 Feb 2026 10:52 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus - Kawasan alun-alun kulon kompleks Menara Kudus dipadati peserta apel upacara adat dandangan pada Rabu 18 Februari 2026. Kegiatan yang dipimpin Bupati Kudus Samani Intakoris ini menandai dimulainya rangkaian tradisi tahunan masyarakat Kudus menjelang bulan Ramadan.

Bupati Kudus Samani Intakoris menyoroti pentingnya menjaga kearifan lokal yang sudah turun-temurun. Ia menilai Dandangan memiliki nilai historis yang kuat karena berakar dari masa Sunan Kudus saat mengumumkan awal puasa.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut bulan puasa dengan antusiasme yang sama dengan semangat pelestarian budaya. “Dandangan ini selain sebagai kearifan lokal juga wujud kebangkitan ekonomi masyarakat Kudus. Mari dengan semangat dandangan sejak jaman kangjeng Sunan Kudus ini kita sambut bulan suci ramadan dengan penuh suka cita,” tandas Bupati. (RK)

Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, Teguh Riyanto, menyebut agenda ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya konkret menjaga status Dandangan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat semangat religius warga.

Dalam laporannya, Teguh menekankan bahwa dampak dari tradisi ini harus menyentuh sektor pariwisata dan kesejahteraan masyarakat melalui pelibatan unit usaha kecil di lapangan.

“Meningkatkan daya tarik wisata budaya Kabupaten Kudus. Serta menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui partisipasi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif selama rangkaian kegiatan berlangsung,” ujarnya

Apel diikuti jajaran pejabat Setda Kudus, anggota pramuka, hingga perwakilan dari berbagai desa dan kelurahan setempat. Upacara ini menjadi pembuka dari rangkaian pasar malam dan festival budaya yang rutin digelar di sekitar Menara Kudus. (RK)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita