Masa Libur Lebaran, Candi Borobudur Targetkan 83 Ribu Kunjungan Wisatawan

  • 13 Mar 2026 17:12 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang – Injourney Destination Management selaku pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko menargetkan kunjungan ke Candi Borobudur sebanyak 83 ribu wisatawan selama masa libur Lebaran 2026. Target tersebut diproyeksikan meningkat sekitar lima persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Operasi PT Taman Wisata Borobudur, Supriadi Jufri mengatakan, pada libur Lebaran tahun sebelumnya jumlah kunjungan wisatawan tercatat sekitar 78 ribu orang. Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan diperkirakan terjadi selama sembilan hari masa libur Lebaran.

Supriadi menjelaskan, selama masa libur Lebaran pihaknya lebih membidik wisatawan nusantara sebagai pasar utama. “Puncak kunjungan wisatawan diprediksi berlangsung pada 20 hingga 29 Maret mendatang,” ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara diperkirakan tidak terlalu banyak. Menurutnya, sebagian wisatawan asing cenderung menghindari suasana yang terlalu ramai.

Untuk menarik minat wisatawan, pengelola juga menyiapkan berbagai kegiatan dan atraksi di kawasan Candi Borobudur. Salah satunya adalah pertunjukan kesenian tradisional serta program Pasar Medang yang menghadirkan berbagai sajian kuliner bagi para pengunjung.

“Atraksi tersebut dijadwalkan mulai digelar pada hari kedua Lebaran. Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung yang datang selama libur Idulfitri,” ujarnya.

Supriadi menambahkan, selama masa libur Lebaran, tidak ada perubahan harga. Tiket masuk kawasan pelataran Candi Borobudur tetap dikenakan sebesar Rp50 ribu per orang.

Namun, bagi wisatawan yang ingin naik hingga struktur candi, pengelola memberikan promo dari harga normal Rp150 ribu menjadi Rp135 ribu per orang. Promo tersebut ditujukan bagi pengunjung yang sebelumnya hanya membeli tiket masuk kawasan pelataran dan ingin meningkatkan pengalaman wisata dengan naik hingga ke bagian candi.

Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur menambahkan, pada libur Idulfitri tahun ini pihaknya mengusung tema “Lebaran di Candi”. Menurutnya, tema tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkesan bagi pengunjung, mulai dari kegiatan keluarga, aktivitas anak-anak, hingga wisata kuliner.

“Dengan tagline ‘Lebaran di Candi', kami ingin menghadirkan perjalanan wisata yang tidak hanya menarik. Akan tetapi, juga memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi keluarga,” kata Gistang.

Ia juga menambahkan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas tambahan, termasuk area parkir untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan selama masa libur Lebaran.

Pengelola berharap kawasan wisata Borobudur dan sekitarnya dapat menjadi salah satu tujuan utama masyarakat selama masa libur Idulfitri tahun ini. (Wied)

Rekomendasi Berita