Pemkab Mahulu Apresiasi Tradisi Syukuran Adat Padi Baru
- 07 Mar 2026 16:13 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ritual adat syukuran padi baru yang dilaksanakan oleh masyarakat lokal. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari tradisi tahunan pasca-panen pada siklus pertanian ladang gunung yang menjadi identitas kuat wilayah tersebut.
Pelaksanaan syukuran ini tidak hanya dipandang sebagai ritual kepercayaan semata, melainkan juga sebagai simbol rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi yang diperoleh masyarakat. Tradisi ini dinilai mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memperkokoh ketahanan pangan daerah yang berbasis pada kearifan lokal.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Mahakam Ulu, Agustinus Teguh Santoso, memberikan sambutan hangat di tengah masyarakat. Ia menekankan, keberlangsungan warisan leluhur harus menjadi prioritas di tengah arus modernisasi yang kian pesat.
"Pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama, terutama tradisi yang berkaitan langsung dengan aktivitas pertanian masyarakat," ujar Agustinus Teguh Santoso saat memberikan arahan dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Sabtu 7 Maret 2026.
Menurut Agustinus, konsistensi masyarakat dalam menjalankan ritual ini membuktikan bahwa nilai-nilai luhur masih terjaga dengan baik di Mahakam Ulu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kebudayaan agar generasi muda tetap memiliki kebanggaan terhadap akar budaya mereka sendiri.
Selain nilai sakral, Pemkab Mahulu juga melihat adanya potensi daya tarik wisata budaya yang besar dalam setiap prosesi adat pertanian. Jika dikelola secara berkelanjutan, agenda tahunan ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat melalui kunjungan wisatawan yang ingin melihat keunikan budaya lokal.
"Sinergi ini sangat penting agar setiap gerak pembangunan di Mahakam Ulu selalu selaras dengan nilai-nilai adat dan kearifan lokal. Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial di daerah," katanya.
Kegiatan syukuran padi baru ini pun diakhiri dengan prosesi doa bersama dan jamuan makan hasil panen sebagai bentuk kebersamaan. Melalui dukungan pemerintah yang berkelanjutan, tradisi ini diharapkan tetap lestari sebagai pilar keharmonisan hidup masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu.