Lapis India Khas Banjar, Kudapan Favorit di Ramadan
- 26 Feb 2026 10:40 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Lapis India merupakan kue khas suku Banjar dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Meski namanya mengarah pada India, kue ini bukan berasal dari negara tersebut. Saat bulan suci Ramadan di Kutai Barat, kue Lapis India khas Banjarmasin ini menjadi salah satu menu favorit masyarakat untuk berbuka puasa.
Asal-usul nama “Lapis India” diberikan karena bentuknya yang bergelombang menyerupai gerakan penari India saat menari. Gelombang tersebut terbentuk dari proses pemanggangan atau pengukusan yang dilakukan secara bertahap, sehingga menghasilkan motif unik yang berbeda dari kue lapis pada umumnya.
Dikutip dari berbagai sumber, beberapa bahan utama dalam pembuatan Lapis India antara lain:
Tepung hunkwe, sebagai dasar adonan yang menghasilkan tekstur lembut.
Gula merah, memberikan rasa manis dan warna cokelat khas.
Santan, menambah cita rasa gurih dan aroma yang harum.
Telur, membuat tekstur kue lebih lembut serta membentuk struktur yang padat.
Bahan tambahan seperti susu kental manis, vanili bubuk, dan daun pandan untuk memperkaya rasa dan aroma.
Proses Pembuatan
Proses pembuatan Lapis India memerlukan ketelatenan dan teknik khusus. Seluruh bahan dicampur hingga rata, kemudian adonan dituangkan secara bertahap ke dalam loyang dan dikukus selapis demi selapis hingga habis. Setiap lapisan harus matang sebelum ditambahkan adonan berikutnya. Lapisan terakhir biasanya dikukus lebih lama agar kue matang sempurna dan memiliki tekstur yang kenyal.
Keunikan dan Tradisi
Kue ini umumnya hanya tersedia saat Ramadan sebagai kudapan berbuka puasa dan relatif sulit ditemukan di luar bulan tersebut. Di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, Lapis India juga kerap disajikan pada acara pernikahan, syukuran keluarga, dan peringatan hari besar keagamaan.
Sebagai salah satu warisan kuliner tradisional Banjar, Lapis India patut dilestarikan agar tetap dikenal generasi mendatang dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.