Pesona Danau Ubur-Ubur Purba di Pulau Kakaban Berau

  • 27 Feb 2026 05:23 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pulau Kakaban di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan dunia berkat keunikan ekosistem danau air payau di tengah pulau. Destinasi ini menawarkan pengalaman langka berenang bersama ribuan ubur-ubur tidak menyengat yang telah terisolasi selama ribuan tahun, menciptakan fenomena evolusi yang sulit ditemukan di belahan bumi lain.

Berdasarkan penelitian dalam Marine Biodiversity Records, ubur-ubur di Danau Kakaban kehilangan kemampuan menyengat karena ketiadaan predator alami di lingkungan yang tertutup tersebut. Keberadaan empat spesies ubur-ubur, termasuk tipe Mastigias papua, menjadikan kawasan ini sebagai Laboratorium Alam yang sangat dilindungi oleh pemerintah pusat maupun daerah demi kelestarian biodiversitas endemik.

Bagi Anda yang terpikat untuk merasakan sensasi berenang di "kolam purba" ini, simak beberapa tips penting berikut agar kunjungan Anda tetap aman bagi lingkungan:

1. Dilarang Menggunakan Tabir Surya

Kandungan kimia dalam sunscreen dapat mencemari air dan meracuni ubur-ubur yang sangat sensitif terhadap perubahan komposisi mineral.

2. Jangan Gunakan Kaki Katak (Fins)

Penggunaan sirip renang sangat dilarang karena gerakan yang kuat dapat merobek tubuh ubur-ubur yang sangat lembut dan rapuh.

3. Hindari Mengangkat Ubur-Ubur

Biarkan mereka tetap berada di dalam air; mengangkatnya ke permukaan dapat menyebabkan stres berat hingga kematian pada biota tersebut.

4. Gunakan Pakaian Renang Tertutup

Sebagai pengganti tabir surya, gunakanlah rash guard atau pakaian renang lengan panjang untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.

Wisata ke Pulau Kakaban bukan sekadar perjalanan rekreasi, melainkan bentuk apresiasi terhadap keajaiban evolusi yang rapuh. Dengan mematuhi aturan yang ada, kita turut memastikan bahwa generasi mendatang masih bisa menyaksikan tarian ubur-ubur emas ini di jantung Borneo.

Rekomendasi Berita