Sauerkraut dan Kombucha Semakin Diminati
- 27 Jan 2026 15:52 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Tren makanan dan minuman fermentasi terus meningkat dengan tumbuhnya kesadaran menjaga kesehatan pencernaan. Dua produk yang paling sering dibandingkan adalah sauerkraut dan kombucha, yang sama-sama mengandung probiotik, tetapi punya bentuk dan cara konsumsi yang berbeda.
Sauerkraut adalah kubis yang difermentasi menggunakan garam dan umumnya dikonsumsi sebagai makanan pendamping. Sementara itu, kombucha adalah minuman hasil fermentasi teh dengan bantuan koloni bakteri dan ragi. Keduanya dikenal sebagai sumber bakteri baik yang bermanfaat bagi sistem pencernaan.
Tasya, penikmat makanan fermentasi, pada acara Sore Ceria Pro 2 RRI Sibolga, Selasa (27/1/2026) menyebut, masyarakat kini semakin terbuka terhadap produk fermentasi. Ia mengatakan, sauerkraut dan kombucha memiliki kelebihan masing-masing.
“Sauerkraut itu cocok untuk orang yang ingin mendapatkan serat sekaligus probiotik dari makanan, sedangkan kombucha lebih praktis karena bisa langsung diminum,” ujar Tasya.
Ia menambahkan, perbedaan bentuk membuat cara konsumsinya juga tidak sama. Tasya menyarankan untuk menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.
“Kalau dikonsumsi berlebihan, sauerkraut bisa tinggi garam, sedangkan kombucha masih mengandung sisa gula. Jadi, tetap perlu dikontrol,” katanya.
Tren konsumsi produk fermentasi ini berkembang dalam beberapa tahun terakhir dan mudah dibuat sendiri di rumah. Menurut Tasya, banyak orang mulai menjadikan fermentasi sebagai bagian dari pola makan harian.
“Tidak harus memilih salah satu. Keduanya bisa dikonsumsi bergantian agar manfaatnya lebih seimbang,” kata Tasya.
Dengan karakteristik yang berbeda, sauerkraut dan kombucha dapat menjadi pilihan makanan dan minuman fermentasi yang menarik. Tapi tetap harus dikonsumsi secara bijak dan disesuaikan dengan kebutuhan.