Cita Rasa Lemang Bambu Khas Sumatera Utara

  • 30 Jan 2026 20:09 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Lemang bambu punya daya tarik tersendiri sebagai salah satu kuliner tradisional khas Sumatera Utara. Cara memasak yang masih mempertahankan teknik tradisional membuat kuliner ini semakin istimewa.

Sejarah mencatat masyarakat Melayu kuno di Sumatra telah lama memasak beras ketan menggunakan bambu sebagai wadah alami. Mereka memanfaatkan bambu karena mudah ditemukan di hutan, tahan panas, dan memberi aroma khas pada makanan.

Efo, pecinta kuliner tradisional, menilai lemang bambu punya keunikan rasa dibandingkan olahan ketan lainnya. Ada aroma yang khas dari bambu dan daun pisang yang meresap ke dalam ketan saat proses pembakaran berlangsung.

“Kalau lemang dimasak di bambu, aromanya tidak bisa ditiru alat masak modern. Wangi bambu menyatu dengan santan dan ketan, itu yang membuat rasanya jadi istimewa,” ujar Efo pada Acara Teras Pro 2 Sibolga, Jumat, 30 Januari 2026.

Efo menjelaskan tekstur lemang yang lembut namun padat membuat banyak orang menyukainya. Ia menyarankan masyarakat menyantap lemang selagi hangat bersama selai serikaya, tapai ketan, durian, rendang, atau serundeng agar rasanya semakin lengkap.

Masyarakat perlu mempertahankan kuliner lemang bambu dengan terus memasaknya menggunakan cara tradisional sekaligus aktif memperkenalkannya kepada generasi muda dan wisatawan. Upaya promosi melalui kegiatan budaya, media sosial, dan pelaku UMKM dapat membantu lemang tetap dikenal luas sebagai warisan kuliner khas yang bernilai sejarah dan cita rasa

“Generasi muda perlu mengenal dan mencintai kuliner lemang bambu agar makanan tradisional ini tidak hilang,” harap Efo. Ia menegaskan bahwa menjaga cita rasa lemang sama dengan menjaga warisan budaya turun-temurun.

Rekomendasi Berita