Perubahan Selera Kuliner Masyarakat di Era Global
- 01 Feb 2026 21:58 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Dengan kemunculan era globalisasi, pilihan masyarakat terhadap makanan kian beragam. Makanan lokal yang memiliki ciri khas tradisional, kini harus bersaing dengan makanan western yang tampil modern dan praktis.
Rendy seorang pecinta kuliner, mulai memperhatikan kemungkinan sebagian masyarakat memiliki pola gaya hidup yang semakin berubah saat ini. Hal itu disebutkan Rendy pada program acara Santai Siang, Pro 2 RRI Sibolga pada Minggu, 1 Februari 2026.
"Saat kita makan, menurut saya itu waktu yang tepat untuk melihat rasa bahagia seseorang, terus setelah melihat tren paling dekat seperti saat memantau kenalan saya, terlihat perubahan apa yang paling diminati oleh seseorang saat ini terutama di bidang kuliner ini" Ujar Rendy.
Rendy sebagai pecinta kuliner menyebutkan masyarakat melakukan berbagai cara untuk menemukan sensasi rasa yang baru. Dari nasi goreng hingga burger, selera makan masyarakat semakin berwarna.
"Orang sekarang cepat bosan jadi sekali ada yang baru, orang mudah tergiur ini sama saja di bidang kuliner ini apalagi kalau orang itu foodie" Ucapnya.
Rendy menjelaskan lebih lanjut kehadiran makanan western yang mayoritas muncul di Kota Sibolga menantang eksistensi makanan lokal yang hadir sejak lama. Lebih jauh Rendy mengatakan pada akhirnya, baik makanan lokal atau makanan western memiliki daya tariknya masing-masing.
Rendy juga mengingatkan tantangan ke depan bukan sekadar memilih salah satu, melainkan bagaimana menjaga keberadaan kuliner lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan tren global. Dengan kesadaran dan dukungan bersama, makanan lokal dapat terus bertahan sekaligus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.