Ratusan STT di Jembrana Terima Subsidi Ogoh-ogoh
- 02 Mar 2026 14:35 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelontorkan bantuan subsidi pembuatan ogoh-ogoh kepada 218 Sekaa Teruna Teruni (STT) di seluruh wilayah kabupaten setempat menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, dalam acara penyerahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Adat, subsidi ogoh-ogoh, serta insentif Kelian Subak di Wantilan Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Jumat 27 Februari 2026 akhir pekan lalu.
Bupati Jembrana Kembang Hartawan, Senin, 2 Februari 2026 mengatakan subsidi sebesar Rp2,5 juta untuk masing-masing STT itu merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam menjaga tradisi sekaligus mendorong kreativitas generasi muda. Total anggaran yang dialokasikan untuk subsidi ogoh-ogoh tahun ini mencapai Rp600 juta.
“Pemerintah hadir untuk mendukung kreativitas anak-anak muda. Ogoh-ogoh bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari pelestarian budaya dan ruang ekspresi generasi penerus,” ujarnya.
Ia memastikan penyaluran subsidi dilakukan secara merata kepada seluruh STT yang terdata di lima kecamatan, yakni Mendoyo sebanyak 72 STT, Negara 44 STT, Jembrana 37 STT, Melaya 36 STT, serta Pekutatan 29 STT.
Selain bantuan subsidi, Pemkab Jembrana juga menyiapkan dukungan lanjutan bagi 15 karya terbaik tingkat kabupaten. Para finalis akan memperoleh dana pementasan sebesar Rp10 juta dan tampil dalam parade pada ajang Masikian Festival Yowana yang digelar 12 Maret 2026 di Gedung Kesenian Ir. Soekarno.
Bupati Kembang menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan lomba agar tidak mencederai semangat berkarya para pemuda. Ia meminta tim penilai bekerja profesional dan objektif sehingga kepercayaan peserta tetap terjaga.
Di sisi lain, Pemkab Jembrana juga mengalokasikan anggaran BKK Desa Adat senilai Rp13,3 miliar untuk penguatan kelembagaan adat serta pemberian insentif bagi Bendesa, Kelian Adat, Sulinggih, dan 231 Kelian Subak. Melalui berbagai dukungan tersebut, pemerintah daerah berharap tradisi ogoh-ogoh tetap lestari, semangat gotong royong terus tumbuh, dan perayaan Nyepi di Jembrana berlangsung tertib serta penuh makna.