Wamendiktisaintek Dorong Konsorsium Kampus Tangani Masalah Sosial

  • 10 Mar 2026 09:59 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Fauzan mendorong perguruan tinggi membentuk konsorsium National Foundation Skills Indonesia guna memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan dan sosial di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi akademik yang berlangsung di Universitas Pendidikan Ganesha pada Senin 9 Maret 2026 Kegiatan ini dihadiri pimpinan perguruan tinggi se-Bali penyelenggara program studi kependidikan serta para dekan.

Dalam kesempatan itu, Fauzan hadir bersama Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, I Ketut Adnyana. Ia menegaskan bahwa pembentukan konsorsium tersebut sejalan dengan semangat program Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Konsorsium ini penting agar perguruan tinggi dapat berbagi pengalaman, praktik baik, dan sumber daya sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga dapat memperkuat kapasitas riset dan inovasi perguruan tinggi agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Menurutnya, konsorsium juga dapat menjadi pengalaman sekaligus bargaining power bagi perguruan tinggi Indonesia dalam membangun kerja sama dengan industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Fauzan juga menyoroti masih adanya siswa tingkat sekolah menengah yang mengalami kesulitan membaca dan berhitung. Ia mengapresiasi langkah Universitas Pendidikan Ganesha yang melalui Fakultas Ilmu Pendidikan melakukan intervensi literasi dan numerasi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Program tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya.

Selain itu, pembentukan konsorsium ini diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk isu lingkungan seperti pengelolaan sampah. Untuk itu, perguruan tinggi juga didorong membentuk kelompok-kelompok riset sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing.

Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, I Wayan Lasmawan menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung pembentukan konsorsium bersama perguruan tinggi lain guna merumuskan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi, pemerintah, dan para pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong kemajuan Indonesia di berbagai sektor pembangunan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita