Dispar Buleleng Perkuat Kesiapsiagaan Sambut Libur Nataru
- 15 Des 2025 08:10 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng memperkuat kesiapsiagaan di seluruh daya tarik wisata (DTW), khususnya yang berbasis alam. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan serta potensi cuaca ekstrem.
Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti surat edaran dari Menteri Pariwisata dengan meneruskan imbauan kepada pengelola DTW, akomodasi, dan restoran. Imbauan tersebut menekankan kesiapan pelayanan serta aspek keselamatan wisatawan selama periode libur panjang.
“Kami sudah menyampaikan kepada pengelola daya tarik wisata dan akomodasi agar siap menghadapi lonjakan kunjungan, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama di wisata alam seperti air terjun, pegunungan, dan pantai,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).
Dody menambahkan, sebelum perayaan Natal, Dispar Buleleng akan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan inspeksi langsung. Pengawasan difokuskan pada kesiapan titik kumpul, rambu evakuasi, serta penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability).
“Tim kami akan turun sebelum tanggal 25 Desember untuk mengecek kesiapsiagaan di lapangan, mulai dari jalur evakuasi, titik kumpul, hingga penerapan CHSE,” ucapnya.
Terkait okupansi hotel, Dody menyebut tren kunjungan wisatawan mulai meningkat dan terus merangkak naik hingga akhir tahun. Berdasarkan koordinasi dengan PHRI Buleleng, sejumlah hotel populer bahkan telah terbooking di atas 90 persen menjelang libur Nataru.
“Sebagian hotel sudah terisi di atas 90 persen, bahkan ada yang kamarnya sudah penuh. Ini tentu menggembirakan dan menunjukkan promosi pariwisata yang kita lakukan mulai membuahkan hasil,” katanya.
Ia berharap kondisi cuaca tetap kondusif selama libur Natal dan Tahun Baru agar tidak terjadi pembatalan kunjungan wisata. Dody optimis aktivitas pariwisata dapat berjalan lancar tanpa gangguan berarti serta target kunjungan wisatawan tahun 2025 dapat tercapai.