Manajemen Toya Vyavastha Perkuat Rockaway Kintamani Bali UNESCO

  • 14 Feb 2026 21:32 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Bangli - Penguatan manajemen profesional menjadi fokus pengelolaan Rockaway Kintamani di tengah dinamika industri pariwisata. Pendekatan ini dijalankan untuk memastikan keberlanjutan usaha dengan standar pelayanan yang terukur dan konsisten.

Di balik pengelolaan tersebut, Toya Vyavastha berperan sebagai strategic management leadership. Perusahaan ini mengarahkan pertumbuhan usaha, memperjelas posisi pasar, serta memastikan tata kelola hospitality dijalankan secara profesional.

Founder Rockaway Kintamani, Dr. I Ketut Mardjana, dalam sambutannya pada kegiatan pertemuan bersama travel agent, media, dan mitra usaha di Rockaway Kintamani, 14 Februari 2026, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir. Ia menekankan pentingnya kepercayaan dan kolaborasi sebagai dasar pengembangan usaha serta pengelolaan hospitality yang profesional dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara Toya Vyavastha dan RockAway Kintamani bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Toya Vyavastha didirikan untuk menjawab tantangan zaman—bahwa industri hospitality hari ini menuntut adanya lembaga yang profesional, fokus, dan dedicated dalam pengelolaan serta manajemen usaha,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tidak semua pemilik modal memiliki waktu dan keahlian untuk terlibat langsung dalam operasional harian. Kondisi tersebut juga dialami Rockaway yang dimiliki oleh beberapa pemilik dengan latar belakang usaha berbeda.

Menurutnya, kehadiran Toya Vyavastha menjadi penting untuk menjaga arah dan kualitas pengelolaan. “Kami hadir bukan hanya sebagai pengelola, tetapi sebagai strategic management leadership yang menjaga arah, kualitas, dan keberlanjutan usaha,” kata Dr. Ketut Mardjana.

Rockaway Kintamani berdiri di kawasan Batur UNESCO Global Geopark, yang memiliki nilai geologi dan sejarah yang diakui dunia. Kawasan ini dipandang sebagai aset strategis yang memperkuat diferensiasi destinasi.

Konsep Moment From the Height dihadirkan sebagai dasar pengembangan pengalaman pengunjung. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi positioning Rockaway agar memiliki karakter yang jelas dan berkelanjutan.

Ke depan, pengelola menargetkan penguatan layanan berbasis pengalaman, perluasan kolaborasi dengan agen perjalanan dan media, serta penerapan prinsip keberlanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran Rockaway Kintamani sebagai destinasi yang dikelola secara profesional dan memberi manfaat bagi kawasan sekitar.

Rekomendasi Berita