Peluncuran Sekolah Budaya Kain Pantang di Sintang

  • 08 Mar 2026 17:43 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Sebagai upaya sistematis mewariskan kekayaan budaya kepada generasi muda, Yayasan Rumah Belajar Kain Pantang secara resmi meluncurkan Sekolah Budaya Kain Pantang Kabupaten Sintang. Peluncuran ini sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama institusi pendidikan, yang menjadikan SMP Negeri 1 Sintang dan SMKS Kartini Sintang sebagai sekolah percontohan.

Kehadiran sekolah budaya ini lahir dari kekhawatiran minimnya regenerasi pengrajin tenun ikat di Sintang, di mana mayoritas penenun saat ini sudah memasuki usia lanjut. Di sisi lain, generasi muda masa kini (Gen Z dan Alpha) dinilai mulai berjarak dengan kearifan lokal daerahnya sendiri.

Kepala SMP Negeri 1 Sintang, Aceng, menyambut positif inisiatif ini dan menyatakan kesiapan pihak sekolah untuk mengintegrasikan pendidikan menenun ke dalam program sekolah.

"Kami siap mendukung program ini. Ke depannya, ini akan kami masukkan ke dalam program ekstrakurikuler dan kokurikuler sekolah guna mengembangkan budaya setempat sesuai kurikulum yang ada," jelas Aceng.

Melalui program perjalanan kreatif selama sembilan bulan, para pelajar tidak hanya diajarkan teknis menenun dan pewarnaan alami, tetapi juga akan dibekali pemahaman mendalam mengenai filosofi dan sejarah di balik setiap motif kain pantang. Program ini ditargetkan mampu mencetak generasi muda yang bangga terhadap identitas budayanya sekaligus berdaya guna bagi pelestarian kearifan lokal Kalimantan Barat. (Arf)

Rekomendasi Berita