Hati-hati, Sering Menahan Buang Air Kecil

  • 11 Mar 2026 12:23 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang: Buang air kecil merupakan proses membuang sisa limbah yang tidak lagi diperlukan oleh tubuh melalui urin. Frekuensi buang air kecil dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, tetapi biasanya seseorang dapat pipis sebanyak 6–7 kali dalam sehari.

Jika sistem dan saluran kemihmu dalam kondisi sehat dan normal, menahan buang air kecil sesekali sebenarnya tidak masalah. Hal ini karena umumnya, kandung kemih orang dewasa bisa menampung hingga 2 gelas urin.

Bahkan, pada kondisi tertentu, misalnya overactive bladder, menahan pipis dengan pola dan aturan tertentu juga bisa dilakukan untuk melatih otot kandung kemih.

Namun, kalau hal ini sering dilakukan apalagi sudah menjadi kebiasaan, risiko munculnya masalah kesehatan akan semakin tinggi. Berikut ini adalah kondisi atau penyakit yang bisa terjadi akibat kebiasaan menahan buang air kecil:

1. Muncul rasa nyeri dan tidak nyaman

Salah satu kondisi yang paling sering terjadi saat kamu menahan pipis adalah muncul rasa tidak nyaman hingga nyeri. Hal ini karena kandung kemih punya batas untuk menampung urin.

Nah, jika kamu terus menerus menahan buang air kecil, otot kandung kemih akan meregang melebihi batas kemampuannya, dan akhirnya menyebabkan nyeri.

2. Ngompol

Kebiasaan suka menahan buang air kecil bisa meningkatkan risiko ngompol, bahkan pada orang dewasa lho. Walaupun otot yang mengatur terbuka dan tertutupnya ujung saluran kemih (uretra) bisa kamu kendalikan, kamu mungkin tidak mampu menahan kontraksi otot tersebut jika menahan BAK terlalu lama. Akhirnya urin keluar tanpa disadari alias ngompol.

Kalau sudah ngompol, tidak hanya malu, kamu juga jadi repot untuk mengganti dan membersihkan pakaian yang terkena urin, kan.

3. Batu kandung kemih

Sering menahan BAK juga bisa membuat proses berkemih jadi tidak tuntas dan menyisakan sedikit urin di kandung kemih. Nah, jika terjadi terus menerus, pengendapan urin ini bisa memicu terbentuknya batu kandung kemih.

Batu kandung kemih bisa membuat penderitanya merasa sulit dan nyeri saat buang air kecil, nyeri pada perut bagian bawah, dan muncul darah dalam urine.

4. Infeksi saluran kencing

Walaupun tidak berefek secara langsung, menahan pipis juga bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih (ISK). Kondisi ini terjadi ketika bakteri menginfeksi saluran kemih. Saat menahan pipis, urine yang menumpuk bisa menjadi media yang baik bagi bakteri berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Risiko ISK ini akan semakin meningkat jika kamu sedang mengalami kondisi kesehatan tertentu, seperti retensi urine, pembesaran prostat (BPH), gangguan saraf pada kandung kemih (neurogenic bladder), atau penyakit ginjal.

5. Infeksi ginjal

Infeksi saluran kemih yang terjadi akibat kebiasaan menahan buang air kecil juga bisa sampai ke ginjal. Infeksi ginjal butuh penanganan medis segera karena bila terlambat diobati dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen. www.alodokter.com

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita